Advertisement

PPDB di Gunungkidul Bermasalah, Ini Kata Dewan

Herlambang Jati Kusumo
Kamis, 05 Juli 2018 - 17:20 WIB
Arief Junianto
PPDB di Gunungkidul Bermasalah, Ini Kata Dewan Sejumlah calon peserta PPDB 2018 mengisi formulir untuk mendaftar sekolah, Selasa (3/7 - 2018).Harian Jogja/Uli febriarni

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi dan online dinilai anggota Dewan meski dikaji ulang lantaran masih banyaknya kendala yang muncul.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul Heri Nugroho mengatakan adanya sistem penerimaan dengan zonasi dan PPDB online dinilai masih ada kekurangan dan perlu dievaluasi. “Sebenarnya ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya mungkin di setiap sekolah ada yang pintar jadi merata, namun ada kekurangannya menurut saya anak bisa saja jadi malas belajar, karena mengandalkan tambahan nilai dari jarak,” ujar dia, Kamis (5/7/2018).

Advertisement

Selain itu dia mengatakan tujuan dari zonasi salah satunya diharapkan siswa yang pandai dapat mengajari yang kurang pandai, dinilai kurang tepat, karena pada dasarnya tugas siswa sama-sama belajar. Selain masalah zonasi, Heri juga menyoroti sistem PPDB secara online yang masih banyak gangguan terutama masalah jaringan Internet. Dia mengatakan jika memang sistem belum siap sebaiknya ada alternative lain, yaitu secara manual yang sudah terancang dengan baik.

“Masalah jaringan yang error ini harus disikapi dengan tegas oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul. Jika tidak jalan, sistem offline harus siap. Saya lihat juga masih banyak orangtua yang kebingungan dengan sistem ini. Jika tidak dapat dipakai sistem baru ini ya dihentikan, pakai sistem lama,” katanya.

Sebelumnya Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan sitem zonasi tidak perlu dikhawatirkan. Selain itu sistem zonasi tersebut dalam rangka memeratakan mutu dan layanan pendidikan, termasuk di Gunungkidul. “Sistem ini [zonasi] diharapkan mampu mengurangi tingkat mobilitas peserta didik, kalau dekat kenapa harus mencari yang jauh. Kedua mengurangi bahkan menghilangkan kasta atau strata di dunia pendidikan,” kata Bahron.

Sementara itu terkait dengan PPDB online pihak Disdikpora Gunungkidul terus berupaya agar bisa berjalan lancar dengan sistem daring. Pihaknya juga berkordinasi dengan Telkom dan Kemendikbud untuk masalah jaringan ini. “Pihak sekolah juga akan membantu mengentri daftar siswa yang sudah mengumpulkan berkas secara manual. Ya harapannya nanti lancar, kami cukup optimis dapat berjalan sistem ini,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

News
| Sabtu, 04 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement