Advertisement
KPU Kulonprogo Mulai Perbaiki Ribuan Data Pemilih Bermasalah
Ilustrasi Pemilu - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menemukan adanya 6.899 data daftar pemilih sementara (DPS) yang masih bermasalah. Tidak validnya data berupa perbedaan nama, nomor induk kependudukan, nomor kartu keluarga, hingga jenis kelamin masih banyak ditemui. Terkait dengan temuan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo langsung menginstruksikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap desa agar segera memperbaiki data yang salah.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga, Panwaslu Kulonprogo, Ria Harlinawati, menyatakan saat ini KPU tengah melakukan tahap pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih tetap (DPT). Dalam tahapan ini Panwalu bertugas mengawasi serta melihat sejumlah data yang masih kurang tepat. Menurutnya data yang diambil oleh KPU bersama PPS dengan pencocokan dan penelitian (coklit) belum valid. "Dari hasil pencermatan by name by address terhadap DPS, kami menemukan 6.899 data bermasalah," ucap Ria Harlinawati, Sabtu (14/7/2018).
Advertisement
Dijelas Ria, dalam data tersebut terdapat nama ganda, NIK/NKK kosong, pemilih dengan NKK salah desa, bahkan TNI aktif masuk dalam daftar pemilih. ”Ada juga pemilih yang tidak jelas identitasnya, pemilih memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dan kesalahan lain,” katanya.
Salah satu Komisioner KPU Kulonprogo, Marwanto, menyatakan jajarannya menginstruksikan kepada PPK dan PPS untuk menindaklanjuti temuan dan pencermatan Panwaslu dan panwascam. Ia juga mengatakan data yang dicermati bukanlah data mutakhir yang diunggah dalam finalisasi Sidalih DPS. "Jadi data belum yang mutakhir, tetapi kami tetap melakukan pengecekan dan pencermatan," katanya Marwanto, Minggu (15/7/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








