Guru di Bantul Juga Bakal Diatur Pakai Zonasi

Ilustrasi Guru
17 Juli 2018 10:50 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul berencana menerapkan sistem zonasi bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Bantul.

Sistem zonasi guru tersebut untuk mendekatkan guru dari tempat tinggal ke sekolah tempat mengajar.

Kepala Disdikpora Bantul, Didik Warsito mengatakan dengan adanya sistem zonasi bagi guru, maka guru tidak perlu jauh-jauh menempuh perjalanan menuju tempat mengajar, sehingga lebih efektif dari sisi waktu dan biaya transportasi.

Namun untuk menerapkan sistem tersebut, Disdikpora masih terus mengkajinya dengan beberapa pertimbangan, salah satunya soal jumlah guru yang masih kekurangan. "Yang paling memungkinkan dan lebih mudah kami akan terapkan sistem zonasi guru di SD," kata Warsito, saat dihubungi Selasa (17/7/2018).

Menurut dia, guru SD lebih mudah dizonasi karena guru SD adalah guru kelas, yang berbeda dengan guru SMP harus disesuaikan dengan keahlian dan mata pelajaran yang diajarkan, sehingga rotasi guru akan memengaruhi komposisi guru di tiap sekolah.

Yang pasti, kata Warsito, zonasi guru perlu diterapkan meski tidak tahun ini. "Tahun ini kami masih menata," kata dia. Sementara untuk sistem zonasi bagi siswa, ia mengklaim berjalan lancar, tidak ada persoalan yang berarti, bahkan sudah lebih baik ketimbang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun lalu.