UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Personel Dinas Perhubungan Kota Jogja disiagakan di Pos Jogobayan yang terletak di timur Stasiun Tugu Jogja, Jumat (8/06/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Untuk meminimalisir parkir liar kembali muncul di Jalan Pasar Kembang (Sarkem), Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja memasang pembatas jalan non permanen water barrier. Tidak hanya itu, pintu masuk bagian selatan di sisi timur juga ditutup.
Upaya tersebut dilakukan, kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Pengendalian Operasi dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Jogja Sugeng Sanyoto karena dari beberapa kali operasi gabungan dan pemberian sanksi tilang kepada pelanggar, belum membuahkan hasil.
"Tindakan yang kami lakukan kemarin belum membuat jera. Masih ada yang memarkir kendaraan di sana," katanya, Rabu (18/7/2018).
Sebelum memasang pembatas jalan Dishub lebih dulu memasang tanda larangan parkir di jalan tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu, operasi gabungan yang dilakukan Dishub bersama kepolisian dan Satpol PP juga menilang belasan sepeda motor.
"Tapi kok masih ada yang parkir di sana? Kebanyakan yang parkir mereka yang ada keperluan di stasiun," katanya.
Sebelum melakukan penindakan, kata Sugeng, Dishub sudah mensosialisasikan tanda larangan parkir tersebut. Dia meminta agar masyarakat yang berkepentingan ke Stasiun Tugu baik untuk menjemput atau menggunakan jasa kereta untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan stasiun yakni melewati pintu bagian barat.
Dishub akan terus melakukan patroli dan operasi insidentil serta menambah pemasangan spanduk agar kendaraan yang parkir masuk lewat pintu sebelah barat.
“Katanya ada tukang parkir di jalan itu. Padahal kami sudah tidak mengeluarkan izin adanya juru parkir di Jalan Pasar Kembang. Kami sudah menarik surat tugas juru parkir sebelumnya,” tambahnya.
Selain di Jalan Pasar Kembang, penindakan serupa juga akan dilakukan di beberapa titik lainnya yang kerapkali terjadi pelanggaran parkir. Seperti Jalan Prof Yohanes sisi timur, Jalan C Simanjuntak, Jalan Pabringan dan kawasan Titik Nol Kilometer.
"Operasi gabungan bersama kepolisian itu sesuai SOP. Sebab ranah penindakan [tilang] merupakan wewenang kepolisian," tegasnya.
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan jalan Pasar Kembang menjadi salah satu akses masuk ke Malioboro. Selama ini jalan itu menjadi salah satu titik kemacetan di Jogja sehingga harus ditata.
Selain menghilangkan keberadaan parkir liar, pintu selatan Stasiun Tugu di jalan tersebut juga ditutup untuk menghindari munculnya kemacetan. "Kami sudah meminta PT KAI Daop 6 Jogja untuk menutup pintu tersebut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.