Droping Air Gunungkidul Belum Jalan, Warga Diminta Bersabar
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Ilustrasi. /Solopos-Agoes Rudianto
Harianjogja.com, BANTUL--Pemilihan kepala desa serentak di 30 desa memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi. Warga diberikan kebebasan untuk mendaftar sebagai bakal calon kepala desa yang dibuka sejak Kamis (19/7/2018) lalu.
Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah Bantul, Jazim Azis mengatakan di dalam tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa tidak lagi mengenal status domisili. Oleh karena itu, warga dari mana pun asalnya dapat mengikuti proses pemilihan tersebut.
“Kalau dulu ada aturan syarat domisili, tetapi sejak ada putusan Mahkamah Konstitusi [MK] tentang gugatan Apdesi, maka syarat tersebut dihapus,” kata Jazim kepada wartawan, Minggu (22/7/2018).
Dia menjelaskan dengan tidak adanya status domisili maka calon dari luar desa memiliki peluang untuk terpilih. Hanya, jika ada calon dari luar desa terpilih maka yang bersangkutan harus membuat pernyataan mau tinggal di daerah pemilihan selama menjadi kepala desa.
Selain itu, sambung Jazim, di dalam pendaftaran, panitia juga tidak memberikan batasan terkait dengan jumlah pendaftar. Sesuai dengan aturan, pembatasan hanya ada syarat minimal, yakni di setiap desa minimal harus ada dua pendaftar. Jika jumlah minimal ini tidak terpenuhi, maka proses pendaftaran bakal diperpanjang. Untuk pendaftaran bakal calon kepala desa akan dibuka hingga Jumat (27/7/2018) mendatang.
Meski di dalam pendaftaran tidak ada batas maksimal jumlah pendaftar, tetapi dia mengakui pada saat bakal calon lebih dari lima orang, panitia berhak menyeleksi. Ini lantaran di dalam proses pemilihan maksimal hanya diikuti lima calon.
“Memang kalau ada lebih lima yang mendaftar tetap akan diterima, tetapi dalam penetapan akan dilseleksi dan hanya dipilih lima calon dengan nilai yang terbaik,” kata dia.
Kepala Polres Bantul AKBP Sahat M. Hansibuan menegaskan jajarannya siap mengamankan proses pemilihan kepala desa yang akan diselenggarakan Oktober mendatang. Diharapkan dengan pengamanan tersebut, pelaksanaan dapat berjalan aman dan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Grebeg UMKM X DJAMUAN 2026 di Jogja dorong digitalisasi QRIS dan penguatan 260 UMKM lokal.
Damkar Jogja mencatat 24 kebakaran hingga Juni 2026, mayoritas akibat korsleting listrik. Kerugian capai Rp202 juta.
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
KAI Daop 6 Jogja beri diskon tiket kereta ekonomi 30% untuk libur sekolah, berlaku 20 Juni–5 Juli 2026.
Semarang Zoo gratiskan tiket pelajar selama libur sekolah 22 Juni–10 Juli 2026, cukup bawa kartu pelajar.