Advertisement
Penataan Kawasan Selatan Gunungkidul Dilakukan Bertahap
Kondisi Pantai Sepanjang usai dilanda gelombang tinggi, Rabu (25/7/2018). - Ist/Satlinmas Rescue Istimewa Wil 2 Gunungkidul
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gelombang tinggi yang merusak sejumlah bangunan di kawasan pantai selatan Gunungkidul beberapa waktu lalu direspons Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebagai pembelajaran untuk segera menata kawasan pantai.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan gelombang tinggi tersebut bakal dijadikan sebagai momen untuk penataan kawasan. Dia mengatakan penataan nantinya akan dilakukan secara bertahap. “Untuk penataan kami akan melihat, menyesuaikan sumber dana dan SDM (sumber daya manusia). Seperti [Pantai] Sepanjang dulu, Drini dulu. Untuk Pantai Baron sudah ada anggaran. Gubernur sudah menyanggupi anggaran dari Danais. Penginnya secepatnya tetapi tergantung dana dan SDM penataan ini,” kata dia.
Advertisement
Diakuinya dampak gelombang tinggi juga menyebabkan kunjungan wisatawan menurun. Ia mengatakan sebenarnya dampak tersebut hanya dirasakan saat gelombang besar, setelah itu semua elemen bergotong royong membersihkan, dan dinilainya saat ini sudah aman.
“Dalam tiga hari, Sabtu (28/7) sampai Senin (30/7) ini kunjungan wisata 11.750 wisatawan. Padahal kalau akhir pekan sehari 10.000 wisatawan,” ujar Asti.
BACA JUGA
Disinggung soal rencana penataan kawasan pantai, Bupati Gunungkidul Badingah mengaku telah berkomunikasi secara intens dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Rencananya seluruh lapak yang selama ini melanggar aturan, akan dipindah ke tanah Sultan Grond.
“Karena masyarakat butuh makan dan membiayai anak sekolah, mereka tetap boleh mendirikan tetapi tidak boleh di bibir pantai. Tidak boleh pantai tertutup gazebo atau rumah makan, jadi pantai harus luas pandangan harus terbuka ke selatan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






