Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Kegiatan di taman makam pahlawan/Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Sekitar 750 orang dari unsur pejabat di lingkungan pemerintahan di DIY, Forkominda, TNI/Polri, organisasi masyarakat hingga para Pramuka mengikuti apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara, Jogja, Jumat (17/8/2018) dini hari.
Apel kehormatan dan renungan suci (AKRS) tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-73 Republik Indonesia. Upacara dimulai tepat pukul 24.00 WIB. Kegiatan digelar di bawah temaramnya ratusan lilin yang ditanam di sekitar TMP.
Kasie Kepahlawanan, Keperintisan Kejuangan, dan Kesetiakawanan Sosial Dinas Sosial DIY Junaedi menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk mendoakan arwah dan mengenang jasa pahlawan baik yang disemayamkan di TMP itu maupun di lokasi lainnya.
"Kami memberikan doa dan hormat yang sebesar-besarnya kepada para pahlawan atas pengorbanan mereka dalam mengabdi kepada perjuangan demi nusa dan bangsa,” tuturnya, usai melaksanakan kegiatan, Jumat kemarin.
Dia menjelaskan AKRS merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun atau HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang tahun ini telah berusia 73 tahun. "Ini rutin dilakukan, dalam setahun kami laksanakan AKRS pada Proklamasi Kemerdekaan RI dan ketika peringatan Hari Pahlawan," jelasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para generasi penerus bangsa diharapkan dapat meneladani sikap, semangat, dan pengorbanan yang telah dicontohkan oleh para pahlawan. Apalagi usia NKRI saat ini sudah memasuki 73 tahun. "Para generasi penerus harus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif bukan negatif. Lebih konsen memikirkan kesejahteraan yang diamanatkan UU. Bukan justru terjebak dalam konflik sehingga tujuan kemerdekaan tidak tercapai," katanya.
Suasana AKRS tahun ini yang dipimpin Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri sebagai Inspektur upacara, berlangsung aman lancar dan khidmat. Dofiri mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan ikhlas dan gugur di medan pertempuran demi merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah.
Dia berharap agar bangsa Indonesia tidak menodai keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdikan diri pada perjuangan demi negara dan bangsa. “Penghormatan yang sebesar-besarnya diberikan kepada para pahlawan. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya,” ujar Dofiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.