Pasien Lupus dan Sahabat Cempluk Rayakan HUT Kemerdekaan Indonesia

Salah satu kegiatan Sahabat Cempluk Pajamas Night Sharing. - Ist
20 Agustus 2018 14:00 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan Indonesia yang ke-73, komunitas Sahabat Cempluk dan RSUP Dr Sardjito Jogja yang didukung oleh Service Excellen.ce Institute menyelenggarakan acara bertajuk Sahabat Cempluk Pajamas Night Sharing pada
16 – -17 Agustus 2018.  Salah satu rangkaian pada acara tersebut ialah penyelenggaraan lomba 17-an yang dilaksanakan sebagai momentum untuk berpartisipasi memeriahkan HUT kemerdekaan Indonesia ke-73.

Adapun berbagai lomba yang dilaksanakan di antaranya, memasukan sumpit ke dalam botol, memindahkan kelereng dengan sumpit, dan tidak lupa lomba memakan kerupuk.

Hal yang berbeda pada lomba 17-an tersebut ialah, para peserta merupakan anak-anak dengan penyakit Lupus (Odapus) serta orang tua atau pendamping mereka.

“Kebetulan acara Sahabat Cempluk Pajamas Night Sharing ini bertepatan juga dengan HUT RI yang ke-73, maka dari itu kami turut memeriahkanya dengan mengadakan upacara bendera bersama peserta kegiatan ini," kata Ayu Kusumaningtyas, CEO dan Coach dari Service Excellen.ce Institute melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (20/8/2018).

Sahabat Cempluk Pajamas Night Sharing merupakan sebuah kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Sahabat Cempluk, RSUP Dr Sardjito dengan didukung oleh PR Consultant dan Training Center Service Excellen.ce Institute.

Acara ini meliputi bonding session yang terdiri dari games antara pasien dengan pendamping pasien, serta sebuah sesi trauma healing bagi mereka. Peserta kegiatan merupakan pasien dengan penyakit Lupus (Odapus) yang berasal dari  DIY, Purwekerto, Pacitan dan daerah lainnya, serta para pendamping mereka yaitu orang tua (caregivers).

Ian Sofyan selaku founder Komunitas Sahabat Cempluk mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan bertujuan menciptakan sebuah support system. “Penyakit Lupus adalah penyakit menahun, yang menyebabkan keluarga mengeluarkan biaya yang tinggi, kejenuhan, dan kelelahan secara fisik dan psikis baik bagi Odapus ataupun caregivers. Tujuan kegiatan ini adalah supaya Odapus dan caregivers bisa bekerja sama dalam proses penyembuhan,” kata dia.

Perayaan HUT kemerdekaan Indonesia yang ke-73 dan sesi trauma healing ini juga turut dimeriahkan penampilan dari kontestan Indonesia Idol 2018, Mona Idol. (*)