200 Unit Apartemen Amarta Terjual

Topping off Amarta - Ist/Amarta
26 September 2018 16:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA-PT Patra Jasa merilis apartemen barunya, Amarta Jalan Palagan Tentara Pelajar KM. 7,5, Ngaglik, Sleman. Hingga kini, dari 506 unit yang disediakan baru 200 unit terjual dan diserahterimakan pada Desember mendatang.

Direktur Manajemen Aset Pertamina M. Haryo Yunianto menjelaskan proyek pengembangan salah satu pilar bisnis anak usaha PT Pertamina itu, Patra Jasa selesai dibangun pada akhir tahun ini. Menurutnya, Jogja merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi dengan harga properti yang hampir sama dengan Jakarta.

"Oleh karena itu kami sangat mendukung pengembangan bisnis yang dilakukan Patra Jasa di Jogja," kata Haryo, melalui keterangan pers yang diterima Harianjogja.com, Rabu (26/9/2018).

Yang spesial, para pemilik unit apartemen tidak perlu melunasi pembelian unitnya lebih dulu. "Mereka bisa langsung masuk walaupun belum lunas. Kami percaya 100 persen atas kemampuan dan kapabilitas nasabah," katanya.

Direktur Utama Patra Jasa Hari Tjahja Wibowo menambahkan pembangunan Apartemen Amarta merupakan satu dari 52 proyek Patra Jasa yang dilakukan antara tahun 2019 hingga 2024. “Amarta Apartement adalah salah satu produk unggulan dan terbaik Patra Land untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kenyamanan dan kualitas adalah prioritas bagi kami,” kata Hari.

Komplek Apartemen Amarta memiliki dua tower, yaitu Yudistira dengan 506 unit dan Drupadi 232 unit termasuk 200 unit di antaranya merupakan kondotel. Apartemen ini merupakan proyek ketiga yang dilakukan oleh Patra Land.

Unit-unit apartemen ini pun terbagi menjadi 4 tipe yaitu studio, 1 bed room, 2 bed room dan 2 bed room premium. Patra Land menginvestasikan proyek pembangunan apartemen ini sebdar Rp450 miliar.

"Sebelumnya, Patra Jasa sudah membangun apartemen di Serpong dan Bekasi. "Saat ini, 200 unit dan serah terima ke konsumen selesai pada akhir Desember 2019. Kami optimistis terjual seluruhnya, karena kami bangun tepat waktu," jelas Hari.