Tak Bisa Daftar CPNS, Tenaga Honorer Kulonprogo Mengadu ke Bupati

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo. Harian Jogja/Uli Febriarni
27 September 2018 18:15 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Forum Tenaga Honorer Kulonprogo menemui Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, di Rumah Dinas Bupati, Kamis (27/9/2018). Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan keluhan terkait dengan pendaftaran CPNS yang mulai digelar. Berdasar persyaratan yang ditentukan, hanya dua orang guru honorer di Kulonprogo yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS.

Pendamping Forum Tenaga Honorer Kulonprogo yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo, Yuriyanti, menyatakan kondisi tenaga honorer K2 saat ini bingung lantaran hanya dua orang yang memenuhi syarat untuk pendaftaran CPNS. Menurutnya, sebanyak 121 guru honorer tidak bisa mendaftar akibat terganjal ketentuan usia mereka yang telah melewati batas. "Dari total 123 tenaga honorer K2 di Kulonprogo, yang memenuhi kriteria berdasarkan usia hanya dua orang. Mereka ingin menemui Bupati Kulonprogo dan jajaran untuk menyampaikan keluhan dan persoalan yang dihadapi," katanya.

Perwakilan Forum K2 Kulonprogo, Sugeng Riyadi, yang datang bersama sembilan perwakilan lain berharap Bupati Kulonprogo mempunyai sikap terhadap ratusan guru honorer yang telah mengabdi dengan waktu yang lama. Mereka berharap bisa dimasukan ke dalam pengangkatan CPNS tanpa syarat, atau setidaknya Bupati meneruskan aspirasi mereka kepada Pemerintah Pusat.

"Kami meminta dukungan berupa surat ke Kemenpan-RB yang isinya mendukung tenaga honorer K2 diangkat menjadi PNS. Kami juga berharap Bupati mendukung upaya kami agar tenaga honorer K2 diangkat menjadi PNS tanpa tes," katanya.

Menanggapi keluhan itu, Hasto Wardoyo, mengaku akan menyalurkan aspirasi mereka ke Kemenpan-RB. Hasto bersama instansi terkait bakal membuat surat untuk menyatakan sejumlah tenaga honorer merupakan pegawai aktif di Kulonprogo sebelum diteruskan ke Pusat. “Aspirasi ini sebagai dasar kami mengirimkan surat ke Kemenpan-RB," kata Hasto.