Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Rita Noor Rizqy Agustine dalam fashion show Road to JIBB 2018./Ist-JIBB
Harianjogja.com, JOGJA—Road to Jogja Internasional Batik Biennale (JIBB) 2018 Jogja resmi dimulai pada 27-29 September di Plaza Pasar Ngasem dengan mengusung tema Innovation for Sustainable Future. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari acara utama JIBB 2018 yang akan berakhir pada 6 Oktober mendatang.
Pergelaran seni ini, diselenggarakan dengan tujuan sebagai wadah bagi desainer muda atau pendatang baru untuk unjuk gigi serta menampilkan karyanya ke publik. Setidaknya, terdapat 65 desainer muda yang ikut serta pada Road to Jogja International Batik Biennale 2018.
Acara hari pertama pada Road to JIBB 2018 Kota Yogyakarta dimulai dengan kontes perlombaan desain busana batik. Melalui Hinggil Batik miliknya, Rita Noor Rizqy Agustine keluar sebagai pemenang pertama.
Mengusung busana haute couture atau busana pesta dengan konsep busana cocktail yang eksklusif dan modern, Rita berhasil memadupadankan bahan dengan kreatifitas dan inovasi sehingga menciptakan busana batik yang harmonis dan cocok untuk perempuan berjiwa muda serta modern.
Pada malam puncak Road to JIBB 2018 Yogyakarta, Rita menampilkan enam koleksi batik miliknya. Koleksi busana batik dikreasikan secara khusus dengan mengusung tema recycling dengan jenis busana ready to wear premium.
Kreasi busana miliknya didesain dengan konsep modern, futuristic, penuh warna-warna baru serta trendy. Melalui Hinggil Batik, Rita juga ingin menciptakan eksklusivitas dan keunikan di tiap busana batik miliknya dengan tidak mengurangi aspek tradisi. Rita memilih sutra, dobby dan katun premium sebagai bahan dasar utama untuk mengaplikasikan ide kreasinya ini.
“Saya berharap kreasi dan inovasi yang diusung oleh desainer-desainer muda ini dapat dikenal, khususnya oleh masyarakat DIY,” kata Rita melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (30/9/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.