Advertisement
BEM Fakultas Peternakan UGM Bantah Inisiasi Seminar Kebangsaan
Logo UGM. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN -- Ketua BEM Fakultas Peternakan, Angger M. Ghozwan Hanif menegaskan Seminar Kebangsaan Kepemimpinan di Era Milinial rencananya diselenggarakan oleh Leader of Change Association di Auditorium Fakultas Peternakan UGM, Jumat (12/10), tidak diinisiasi oleh BEM.
BEM hanya diminta tolong proses perizinan tempat. BEM juga tidak pernah mengeluarkan publikasi dalam bentuk apapun, termasuk poster yang telah beredar.
Advertisement
“Dalam poster yang tersebar ada kesalahan karena logo BEM diletakkan paling atas sehingga ada kesan ini adalah kegiatan BEM. Saya tegaskan ini bukan kegiatan BEM, kami hanya membantu panitia dalam mengurus permohonan izin,” ucap Angger.
Ia menambahkan dirinya telah meminta panitia untuk berkoordinasi dengan dekanat terkait penyelenggaraan acara ini. Namun, ternyata panitia tidak berkoordinasi lebih lanjut.
BACA JUGA
Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Djagal Wiseso Marseno mengungkapkan peristiwa ini menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk belajar bertanggung jawab atas apa yang sudah dikerjakan.
Menurut dia, kampus menyediakan tempat untuk diskusi yang melibatkan tim sukses masing-masing kandidat pemilihan presiden jika diselenggarakan dalam kerangka akademis dan dengan prosedur yang tepat.
“Silakan bagi pihak-pihak manapun yang ingin melakukan diskusi. Tugas kampus adalah untuk menggali keilmuan termasuk ilmu politik,” ujar Djagal.
Seminar Kebangsaan Kepemimpinan di Era Milinial rencananya diselenggarakan oleh Leader of Change Association di Auditorium Fakultas Peternakan UGM, Jumat (12/10/2018). Acara terpaksa pindah lokasi dikarenakan pencabutan izin oleh kampus. Pembicara seminar tersebut adalah Menteri ESDM 2014-2016, Sudirman Said dan Menteri Agraria Tata Ruang 2014-2016 Ferry Mursyidan. Keduanya merupakan tim sukses dari pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi di Pilpres 2019
Ketua panitia seminar, Jibril Abdul Aziz menjelaskan sebenarnya pihak panitia sudah mengantongi izin pada Kamis (11/10/2018), namun secara mendadak pada Jumat (12/10) pukul 09.00 WIB pihaknya dipanggil oleh Fakultas Peternakan dan diminta membatalkan acara tersebut di lingkungkan kampus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
Advertisement
Advertisement







