Dies Natalis, STPMD APMD Lakukan Bersih Sungai

Kegiatan sosial peduli lingkungan dengan bersih sungai dan menebar benih ikan oleh Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD di Sungai Gajah Wong, Sidobali, Muja-Muju, Umbulharjo, Jumat (26/10/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
26 Oktober 2018 19:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sambut Dies Natalis ke-53, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta, mengadakan kegiatan sosial peduli lingkungan dengan bersih sungai dan menebar benih ikan di Sungai Gajah Wong, Sidobali, Muja-Muju, Umbulharjo, Jumat (26/10/2018).

Ketua STPMD APMD, Habib Muhsin mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kampus terhadap lingkungan, mengingat kampus STPMD APMD berdekatan langsung dengam sungai sehingga penting untuk turut peduli.
“Harapan kami menjadi kegiatan rutin, kebersihan sungai ini harus terus dijaga. Itu merupakan salah satu komitmen STPMD APMD untuk peduli dengan lingkungan di masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/10/2018).

Ia berharap pada Dies Natalis ke-53, STPMD APMD dapat semakin berkembang dan program pengabdian ke masyarakat dapat selalu meningkat baik pada lingkungan sekitar kampus maupun lingkungan yang lain.

Dijelaskan dia, dalam kegiatan Dies Natalis ke-53 nantinya akan ada beberapa acara seperti, pidato Dies Natalis, seminar, lomba, kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis ke masyarakat dan berbagai kegiatan lain.

Ketua Panitia Hartono menambahkan kegiatan ini kurang lebih melibatkan 300 peserta dari STPMD APMD, baik dosen, karyawan dan mahasiswa, dan juga masyarakat sekitar. Kegiatan Goes to River kali ini pesertanya juga lebih banyak dari penyelenggaraan sebelumnya.

Selain kegiatan bersih sungai, akan ada penebaran kurang lebih 5.000 ikan di sungai. Kegiatan ini juga mendapat respons yang baik dari masyarakat, dan komunitas peduli sungai.

“Harapannya dapat memberikan dampak kepada masyarakat maupun mahasiswa sendiri peduli apa yang ada di lingkungan sekitarnya. Tidak mengotori atau merusak lingkungannya,” katanya.

Salah satu peserta bersih sungai, Nur Feby mengatakan kegiatan ini sangat berguna baik bagi dia sebagai mahasiswa maupun bagi masyarakat nantinya.
“Cara efektif juga kegiatan ini sebagai pembelajaran ke mahasiswa untuk peduli dengan lingkungan sekitar. Harapannya terus berlanjut rutin tidak hanya berhenti di acara ini, namun ada sinergitas antarkampus atau mahasiswa dengan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar,” ujar Feby.