Tanamkan Jiwa Kepahlawanan, SDIT di Bantul Ini Datangkan Anggota Brimob saat Upacara Bendera

Suasana upacara bendera memperingati Hari Pahlawan di halaman SDIT Anak Sholeh Dusun Bandul Lor, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Senin (12/11/2018). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
12 November 2018 15:20 WIB Rahmat Jiwandono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Menanamkan jiwa patriotisme dengan cara mengenang jasa para pahlawan harus dilakukan sejak dini. Hal itulah yang diterapkan oleh pihak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Anak Sholeh di Dusun Bandul Lor, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Senin (12/11/2018).

Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, siswa-siswa SDIT Anak Sholeh menggelar upacara di halaman sekolah mereka. Tak seperti upacara biasanya, dalam upacara kali ini pihak sekolah sengaja mendatangkan anggota Brimob Detasemen B Pelopor, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo. “Kedatangan anggota Brimob sebagai pemimpin upacara diharapkan bisa memberi contoh sikap disiplin dan mengenalkan jasa para pahlawan kepada anak-anak,” ucap Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Anak Sholeh, Diah Kurnia Nur Imani seusai upacara.

Dia mengatakan banyak yang bisa diteladani dari semua yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan negeri ini. Anak-anak, kata dia, diharapkan bisa meneladani sifat-sifat kepahlawanan seperti kerja keras, pengorbanan, dan perjuangan. "Untuk meneladani sifat-sifat untuk pelajar dapat dilakukan dengan belajar yang rajin dan semangat meraih cita-cita," kata dia.

Wakil Komandan Kompi (Wadanki) Brimob Detasemen B Pelopor, Iptu Adi Susanto yang didapuk sebagai Komandan Upacara mengatakan saat ini rakyat sudah merasakan hasil perjuangan para pahlawan. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak seharusnya bisa mengenal jasa-jasa para pahlawan yang telah dengan gagah berani memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Dengan begitu diharapkan anak-anak bisa meneladani sifat-sifat kepahlawanan untuk pembentukan karakter mereka nantinya. "Siswa siswi di sini harus belajar tentang jiwa nasionalisme sebab kebebasan yang kita dapatkan sekarang ini tidak datang begitu saja melainkan hasil perjuangan melawan penjajah," kata dia.