Advertisement
Sampah Sebagai Sumber Energi Alternatif
Seorang pemulung tengah memilah sampah di TPST Piyungan beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ Nur Uswatun Khasanah (M123)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA -- Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM menyelenggarakan Forum Group Discussion membahas Permasalahan dan Solusi Pengelolaan Sampah Perkotaan pada Rabu (7/10/2018) di Heritage Place, Hotel Eastpark, Sleman.
Rani Sjamsinari, perwakilan Tim Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan DIY, mengakui permasalahan sampah di DIY sudah terlampau banyak. Namun, ia menyebutkan penanganan untuk menyelesaikannya cenderung lambat.
Advertisement
“Sampah belum dipilah karena memang tidak tersedia alatnya. Dan anggarannya memang tidak ada. Pengelolaannya juga belum sesuai perundang-undangan, lalu tenaga manusia yang tersedia juga belum memadai,” kata dia.
Mochamad Syamsiro dari Centre of Waste Management and Bioenergy Universitas Janabadra, menyatakan sampah tidak hanya sebatas bagaimana cara mengelola untuk. Namun, sampah bisa juga menjadi sebuah energi alternatif. “Sampah bisa menghasilkan panas yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi,” sebutnya.
Sampah bisa menjadi modal kebangkitan ekonomi Indonesia berbasis industri energi. Ia secara spesifik menunjuk pada sampah yang sudah menggunung di Indonesia. Sampah yang sudah menggunung bisa menghasilkan gas metana kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








