Di Wonosari, 279 Santri Bersaing dalam Fast 2018

Majelis Tafsir Alquran (MTA) Perwakilan DIY kembali mengadakan Festifal Anak Sholeh MTA (Fast) 2018 di Wonosari, Gunungkidul./Ist
21 November 2018 19:00 WIB Galih Eko Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI—Majelis Tafsir Alquran (MTA) Perwakilan DIY kembali mengadakan Festifal Anak Sholeh MTA (Fast) 2018 di Wonosari, Gunungkidul. Sebanyak 279 santri yang berasal dari 26 cabang MTA se-DIY turut memeriahkan kegiatan tahunan Fast yang diselenggarakan di Kantor MTA Cabang Wonosari yang berada di Dusun Pakelrejo/Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari.

Kegiatan tersebut digelar guna menunjang pembentukan pribadi anak yang berakhlak mulia, cerdas, terampil dan berprestasi sebagai generasi penerus dakwah. Selain itu juga menjadi wadah bagi para santri, wali santri dan ustaz-ustazah saling bersilaturahmi sehingga dapat menambah motivasi untuk terus semangat dalam belajar dan megajar diniyah di lingkungan Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Kegiatan Fast dimeriahkan juga dengan Bazar yang diisi oleh warga MTA yang tergabung dalam Asosiasi Ekonomi MTA atau Askomta. Tahun ini adalah kali kedua MTA DIY menyelenggarakan Fast yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di MTA Cabang Depok. Rencana Fast akan diselenggarakan bergilir dari cabang ke cabang,” ungkap Humas Arief Wahyu Soekarno, dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (21/11).

Perlombaan yang diselenggarakan antara lain terdiri dari lima jenis lomba, yakni Pilihan Dai Cilik (Pildacil), Tahfidz, Cerdas Cermat Islami, Rangking 1, dan Mewarnai. Lomba yang dilaksanakan menyasar seluruh tingkatan umur, mulai dari PAUD-TK sampai SMA.

Tetapi seperti halnya lomba yang bertajuk keislaman, kategori tersebut dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Acara Fast 2018 diadakan untuk menyaring potensi-potensi anak-anak dalam kaidah penerusan generasi dakwah MTA sekaligus sebagai ajang persiapan acara lomba Al Khusna tingkat Nasional di MTA Pusat Solo pada Desember mendatang.

Juara Umum Fast 2018 diraih oleh MTA Cabang Depok dengan raihan juara di 8 kategori lomba. “Ajang yang bagus untuk pengembangan dan silaturahmi dakwah MTA ke depan,” papar perwakilan MTA, Uztaz Sri Mulyana.