Advertisement
Raih Predikat Ruang Bermain Ramah Anak, Taman Denggung Masih Butuh Perbaikan
Anak-anak bermain di Taman Denggung, Dusun Denggung, Desa Tridadi, Sleman, Minggu (2/12/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah dilakukan audit oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Taman Bermain Denggung akhirnya berhak meraih predikat sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Meski demikian ada beberapa hal yang masih harus dibenahi.
Kementerian PPPA mengaudit Taman Denggung mulai Senin (26/11/2018) sampai Kamis (29/11/2018). Hasilnya Taman Bermain Denggung dikukuhkan sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dan layak diusulkan bersertifikasi.
Advertisement
Ketua Tim Audit dari Kementerian PPPA, Hendy Tamara, dalam penilaiannya ada beberapa skor yang menentukan predikat Taman Bermain Denggung. Menurutnya, secara umum penentuan skor dibagi dalam beberapa tingkatan mulai dari Ruang Bermain Anak (RBA) Pratama dengan skor 178 sampai 190, RBA Madya dengan skor 191 sampai 205, RBA Nindya dengan skor 206 sampai 225, RBA Utama dengan skor 226 sampai 250. Kemudian skor paling tinggi RBRA yaitu 251 sampai 455.
Dari hasil penilaian, Taman Bermain Denggung mendapat skor 356. "Dalam penilaian tim melihat beberapa aspek dan meninjau langsung kondisi di lapangan maupun verifikasi administrasi," kata Hendy, Jumat (30/11/2018).
Menurutnya, penilaian dilakukan sebagai upaya pembenahan berbagai peralatan untuk kenyamanan dan keamanan anak. Dia juga berharap setelah ada penilaian Pemkab Sleman bisa meningkatkan kelayakan fasilitas.
Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Sleman, Hempri Suyatna, mengatakan meski sudah mendapat predikat RBRA, masih banyak yang harus dibenahi di Taman Bermain Denggung. "Kondisi Taman Bermain Denggung saat ini tak ubahnya seperti taman biasa. Harus ada pengaturan soal pedagang makanan, makanan yang dijual harus sehat, harus ada pagar pembatas antara mainan dan warung makan, serta tidak boleh ada yang merokok," katanya kepada Harian Jogja, Minggu (2/12).
Menurutnya, salah satu keunggulan dari Taman Bermain Denggung yaitu aspek hijau dengan banyaknya pohon. "Meski demikian aspek lain juga harus diperbaiki," kata Hempri. Dia berharap Taman Bermain Denggung bisa menyediakan fasilitas lain seperti pojok baca.
Salah satu pengunjung yang membawa anaknya bermain di Taman Bermain Denggung, Kisman, mengatakan fasilitas Taman Bermain Denggung bisa dianggap baik. Namun beberapa hal perlu diperbaiki seperti faktor keamanan.
Selain itu, faktor polusi udara karena berdekatan dengan jalan nasional membuat anak-anak terganggu. "Harapannya tetap ada perbaikan. Selain itu di Sleman tidak hanya Taman Bermain Denggung saja, karena saya tinggal di Kalasan, di wilayah sana [Kalasan] juga butuh fasilitas bermain bagi anak," katanya, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement








