Advertisement
Ada 4 Kasus Bunuh Diri dalam Sepekan, Satgas Berani Hidup Diminta Lebih Gencar Kampanye
Ilustrasi Bunuh Diri
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Maraknya aksi gantung diri akhir-akhir ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul lebih menggencarkan sosialisasi untuk mencegah bunuh diri. Terhitung dalam sepekan ini sudah ada empat kasus bunuh diri.
Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Imam Taufik mengungkapkan permasalahan gantung diri memang harus diselesaikan bersama-sama. Perlu sinergitas antara pemerintah maupun dengan masyarakat sendiri.
Advertisement
Untuk Pemerintah, ia menyarankan agar Satgas Berani Hidup yang telah dibentuk untuk lebih gencar mengkampanyekan pencegahan bunuh diri, baik dengan pertemuan atau melalui poster-poster yang dibuat di kawasan desa-desa.
“Selain itu terpenting pendekatan dari keluarga. Harus perhatian, karena mereka yang terdekat. Seharusnya tahu jika ada perubahan-perubahan perilaku. Pendataan juga penting yang sekiranya rawan,” ujar Imam, Senin (7/1/2019).
BACA JUGA
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady pada Senin (7/1/2019) pagi terjadi bunuh diri. Ini merupakan kejadian keempat dalam sepekan ini. Karenanya, berbagai langkah pun akan dilakukan untuk mencegah semakin banyaknya kasus bunuh diri.
Sebelumnya Wakil Bupati Gunungkidul, sekaligus Ketua Satgas Berani Hidup, Immawan Wahyudi mengungkapkan Satgas berani hidup terus menggali dan mengembangkan dengan seluruh elemen masyarakat mengkampanyekan anti bunuh diri, dengan cara persuasif dan edukatif. Ia mengatakan saat ini tengah menginventarisasi data tahun-tahun lalu karakter persoalan inti dan motif bunuh diri pada tahun-tahun lalu.
Immawan menghimbau kepada seluruh warga untuk peduli dan bersama mencegah bunuh diri baik yang langsung dengan turut menjaga kemungkinan yang terjadi pada anggota masyarakat yang potensial untuk bunuh diri.
“Maupun dengan memohon kepada Allah Swt Yang Maha Esa memberikan hidayah kepada semua warga untuk dijauhkan dari tindakan bunuh diri. Khusus kepada seluruh pangarsanipun pimpinan ummat, kami memohon saran dan doa untuk warga Gunungkidul dijauhkan dari musibah terutama musibah bunuh diri,” kata Immawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Bocah SD Gunungkidul Tertimpa Besi Pikap Dinyatakan Meninggal Dunia
- Besi Merosot dari Pikap Timpa Bocah SD di Playen, Korban Kritis
- Jadwal KRL Jogja-Solo 24 April 2026, Berangkat PagiMalam
- Jadwal KRL Solo-Jogja 24 April 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement









