Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Penandatanganan kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Gunungkidul dan DPRD Gunungkidul tentang APBD 2019 di kantor DPRD Gunungkidul, Rabu (21/11/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Komisi A DPRD Gunungkidul mendesak Pemkab untuk segera melakukan penataan pejabat. Penataan itu harus segera dilakukan untuk memaksimalkan kinerja di pemerintahan.
Sekretaris Komisi A DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengatakan penataan pejabat di lingkup pemkab bukan semata-mata untuk penyegaran. Namun, sebagai upaya memaksimalkan potensi yang dimiliki sehingga kinerja dapat terus ditingkatkan. "Dalam rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan sudah di minggu lalu sudah kami sampaikan agar pemkab melakukan penataan," kata Ari, Senin (14/1/2019).
Menurut dia, penataan bisa dilaksanakan dengan pelantikan hasil lelang jabatan tinggi pratama yang dilakukan pemkab di akhir 2018 lalu. Terlebih lagi, sambung Ari, hingga saat ini hasil lelang juga belum diketahui.
Meski demikian, pada saat penataan pejabat dilaksanakan harus memperhatikan aspek kemampuan dan kapasitas pegawai. Jangan sampai proses itu berjalan tanpa kajian sehingga penempatan seorang pejabat tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. "Tetap harus dikaji agar pegawai yang ditempatkan benar-benar ahli di bidangnya. Saya yakin kalau itu bisa dilaksnakan maka kinerja yang dihasilkan akan semakin baik," ucapnya.
Selain mengusulkan tentang penataan pejabat, Ari juga meminta kepada pemkab memberikan sanksi tegas kepada PNS yang bermasalah. "Pemberian sanksi kepada pegawai bermasalah sangat penting. Selain untuk ketertiban, juga bagian dari upaya meningkatkan kinerja. Tapi, dalam prosesnya juga harus mengacu pada aturan yang ada," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.