Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Penandatanganan kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Gunungkidul dan DPRD Gunungkidul tentang APBD 2019 di kantor DPRD Gunungkidul, Rabu (21/11/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Komisi A DPRD Gunungkidul mendesak Pemkab untuk segera melakukan penataan pejabat. Penataan itu harus segera dilakukan untuk memaksimalkan kinerja di pemerintahan.
Sekretaris Komisi A DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengatakan penataan pejabat di lingkup pemkab bukan semata-mata untuk penyegaran. Namun, sebagai upaya memaksimalkan potensi yang dimiliki sehingga kinerja dapat terus ditingkatkan. "Dalam rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan sudah di minggu lalu sudah kami sampaikan agar pemkab melakukan penataan," kata Ari, Senin (14/1/2019).
Menurut dia, penataan bisa dilaksanakan dengan pelantikan hasil lelang jabatan tinggi pratama yang dilakukan pemkab di akhir 2018 lalu. Terlebih lagi, sambung Ari, hingga saat ini hasil lelang juga belum diketahui.
Meski demikian, pada saat penataan pejabat dilaksanakan harus memperhatikan aspek kemampuan dan kapasitas pegawai. Jangan sampai proses itu berjalan tanpa kajian sehingga penempatan seorang pejabat tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. "Tetap harus dikaji agar pegawai yang ditempatkan benar-benar ahli di bidangnya. Saya yakin kalau itu bisa dilaksnakan maka kinerja yang dihasilkan akan semakin baik," ucapnya.
Selain mengusulkan tentang penataan pejabat, Ari juga meminta kepada pemkab memberikan sanksi tegas kepada PNS yang bermasalah. "Pemberian sanksi kepada pegawai bermasalah sangat penting. Selain untuk ketertiban, juga bagian dari upaya meningkatkan kinerja. Tapi, dalam prosesnya juga harus mengacu pada aturan yang ada," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.