Gunakan Knalpot Blombong Untuk Mobilisasi Massa, Puluhan Motor Disita

Polisi menujukkan tiga tersangka pencurian sepeda motor dan seorang pelaku pencurian mobil di Polsek Depok Timur, Kamis (10/1/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
18 Januari 2019 07:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja, JOGJA--Sedikitnya 34 unit sepeda motor berknalpot blombong disita aparat Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Jogja (Sat Lantas Polresta Jogja), karena digunakan dalam mobilisasi massa atau konvoi untuk menghadiri kegiatan sebuah partai politik.

Kasat Lantas Polresta Jogja, Kompol Dwi Prasetyo mengatakan, puluhan unit motor itu disita dalam giat rutin Satlantas di Jalan Letkol Sugiyono, selanjutnya dibawa ke Mapolresta, Rabu (16/1/2019). Selain menyita motor dilakukan pula 29 tilang SIM dan STNK serta lima Surat Tanda Penerimaan.

Menurut dia, giat serupa akan dilakukan berkelanjutan. Karena warga terganggu dengan kendaraan konvoi menggunakan knalpot blombong. Pada prinsipnya, Sat Lantas langsung menindak tegas para pelanggar sekalipun sifatnya kecil. Harapannya, dari penindakan yang kecil itu, bisa meredam yang lebih besar.

"Tindakan yang kami ambil adalah tindakan tegas, terukur tapi humanis," ucapnya, dalam rilis di Mapolresta Jogja, Kamis (17/1/2019)

Dwi menambahkan, sebelum giat tersebut, jajarannya juga sudah melakukan giat awal di Kotagede, Pojok Beteng sebelah barat dan Jalan Bantul.

Ia mengimbau kepada semua pihak, seluruh kegiatan mobilisasi massa diharapkan menggunakan kendaraan berkeselamatan dan mengembalikan spesifikasi pabrikan, sesuai standar keamanan yang ditetapkan.

Penertiban pelanggaran dalam berkampanye juga dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jogja.