Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo masih mempelajari berbagai regulasi terkait dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.
Diperkirakan sistem zonasi masih tetap diterapkan sehingga diharapkan pelaksanaan PPDB online dengan sistem zonasi tidak lagi kacau seperti tahun lalu.
Kepala Disdikpora Kulonprogo Sumarsana mengungkapan Disdikpora belum bisa memberikan keterangan terkait dengan kapan pelaksanaan PPDB tahun ini dimulai. “Terlebih dahulu rakor [rapat koordinasi] dengan Disdikpora DIY serta kabupaten kota lainnya,” ujarnya kepada Harian Jogja, Jumat (18/1/2019).
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kulonprogo Suharyono memaparkan kantornya masih menunggu kejelasan kebijakan terbaru terkait dengan pelaksanaan PPDB berdasarkan Permendikbud tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2019/2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Rupiah ditutup Rp17.632 per dolar AS pada Selasa (8/9/2026). Simak proyeksi rupiah hari ini serta sentimen pasar dan The Fed.
Bareskrim Polri membongkar dua praktik live streaming bermuatan pornografi melalui TikTok dan Tevi dengan enam tersangka.
Program bertajuk “Penguatan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur’an bagi Ibu-Ibu Pengajian di Masjid Nurul Islam Klitren Lor, Gondokusuman, Yogyakarta
Basarnas Banten mengerahkan empat SRU untuk mencari lima wartawan yang hilang kontak saat menuju Gunung Anak Krakatau.