Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo masih mempelajari berbagai regulasi terkait dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.
Diperkirakan sistem zonasi masih tetap diterapkan sehingga diharapkan pelaksanaan PPDB online dengan sistem zonasi tidak lagi kacau seperti tahun lalu.
Kepala Disdikpora Kulonprogo Sumarsana mengungkapan Disdikpora belum bisa memberikan keterangan terkait dengan kapan pelaksanaan PPDB tahun ini dimulai. “Terlebih dahulu rakor [rapat koordinasi] dengan Disdikpora DIY serta kabupaten kota lainnya,” ujarnya kepada Harian Jogja, Jumat (18/1/2019).
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kulonprogo Suharyono memaparkan kantornya masih menunggu kejelasan kebijakan terbaru terkait dengan pelaksanaan PPDB berdasarkan Permendikbud tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2019/2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.
Utang luar negeri Indonesia mencapai US$454,8 miliar pada Juli 2026. Singapura menjadi negara kreditor terbesar, disusul AS, Tiongkok, Jepang, dan Hong Kong.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Apple meminta izin memakai data Siri untuk pengembangan AI. Pengguna bisa menolak tanpa mematikan Siri. Begini cara mengaturnya.
Kemenhub mengatur keselamatan mobil listrik saat naik kapal, dari baterai 30-50 persen hingga penempatan dan pengawasan.