RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman masih menunggu arahan dan regulasi resmi terkait wacana perubahan atau penyempurnaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi ke domisili.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Sleman, Dwi Warni Yuliastuti menyampaikan hingga kini belum ada pemberitahuan resmi atau sosialisasi wacana tersebut. Di tingkat daerah, Dwi juga menunggu petunjuk resmi pelaksanaan wacana tersebut. "Kami di daerah itu menunggu [detail] kebijakan dari Pusat, karena harus mempersiapkan pelaksanaan [PPDB] di daerah," ujar Dwi, Jumat (24/1/2025).
Merujuk lini masanya, jadwal PPDB diestimasi akan dimulai tahun ajaran 2024/2025 selesai. Pemberian rapor sendiri diperkirakan akan dilaksanakan pada 20 Juni.
BACA JUGA: Zonasi Diganti dengan Domisili dalam PPDB 2025, Disdikpora DIY: Semoga Bisa Jadi Solusi
Maka, PPDB akan digelar setelahnya. Karenanya jika ada perubahan seleksi, persiapannya harus mulai dilakukan sebelum PPDB digelar. "Tahun pelajaran baru biasanya pekan kedua Juli, ya di sela-sela itu berarti jadwal PPDB-nya," kata dia.
Selain menunggu petunjuk pelaksanaan PPDB domisili, Dwi juga belum mengetahui detail wacana pemerintah daerah yang diminta membantu siswa yang tidak diterima di sekolah negeri untuk masuk di sekolah swasta. "Belum tahu, artinya sebelum ada informasi resmi dari kementerian atau produk hukum atau ketentuan yang mengatur kami juga belum tahu [penerapannya]," ujarnya.
Pada prinsipnya, Disdik mengikuti petunjuk teknis atau sosialisasi yang diberikan oleh Kementerian nantinya terkait dua wacana tersebut. "Leres," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Program MBG dihentikan sementara saat libur sekolah. BGN audit dapur dan siapkan skema baru yang lebih tepat sasaran.
Top Ten News Harian Jogja Selasa 16 Juni 2026, dari kabel semrawut Jogja hingga harga emas naik dan update Piala Dunia.
ESDM alokasikan Rp5,2 triliun untuk jargas 2027, targetkan 959 ribu sambungan rumah guna tekan impor LPG.
MK target putusan gugatan MBG pada Juli 2026. Sidang dipercepat, jumlah ahli dibatasi demi efisiensi waktu persidangan.
Bank Jateng salurkan bantuan RTLH Rp15 juta per rumah bagi 5 warga Rembang untuk dukung pengentasan kemiskinan.