BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati menyambut baik adanya wacana perubahan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Meski demikian, untuk implementasinya masih menunggu instruksi resmi dari pihak terkait.
“Nanti kami akan menyesuaikan dengan petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat, tapi untuk saat ini belum ada dan harus menunggu,” kata Nunuk saat dihubungi, Jumat (24/1/2025).
Ia berharap PPDB dengan model domisili bisa lebih baik, ketimbang yang diberlakukan pada periode-periode sebelumnya. Nunuk juga meminta untuk kuota yang diberikan bisa lebih diperkecil persentasenya.
BACA JUGA: Pelantikan Bupati dan Wali Kota, Pemda DIY Siapkan Dua Skenario
“Intinya kami ikuti arahan dari pusat karena dengan model domisili sebagai bentuk penghargaan untuk warga yang berada di lingkungan sekolah. Siapa lagi yang mau jadi keamanan, kalau bukan warga di lingkungan sekitar sekolah,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta. Menurut dia, permasalahan PPDB sangat bergantung dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Ia tidak menampik adanya wacana mengubah sistem zonasi menjadi domisili. Hanya saja, terkait dengan pelaksanaannya juga masih menunggu juknis terkait dengan rencana tersebut.
“Juknisnya belum ada dan kami menunggu arahan dari Pusat. Nanti, kalau aturannya sudah ada, maka akan dijadikan pedoman dalam penyusunan juknis pelaksana PPDB di Gunungkidul. Yang, jelas kami menunggu aturan baru tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.