Target Retribusi Parkir 2018 Tercapai, 2019 Ditambah

Seorang tukang parkir menerima uang parkir di Jalan Brigjen Katamso, Wonosari, Senin (21/1/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
21 Januari 2019 20:15 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Target retribusi parkir pada 2018 yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul tercapai. Retribusi parkir terbagi menjadi dua jenis, yaitu parkir tepi jalan umum dan tempat parkir khusus.

Kepala Seksi (Kasi) Perpakiran Dishub Gunungkidul, Achid Bustomi, mengatakan parkir khusus adalah tempat parkir yang berada di sepanjang kawasan pantai di Gunungkidul, sedangkan parkir tepi jalan adalah parkir yang biasanya ada di sekitar Kecamatan Wonosari. "Realisasi retribusi parkir tepi jalan sekitar Rp678 juta dari target Rp650 juta, sedangkan untuk parkir khusus realisasinya mencapai sekitar Rp690 juta dari target yang dipatok sebesar Rp630 juta," ujar Achid, Senin (21/1/2019)

Achid menjelaskan target parkir tepi jalan melebihi dari yang ditargetkan dengan kenaikan mencapai 143,8%, dan untuk parkir khusus persentasenya sekitar 110%.

Pada 2019 Dishub Gunungkidul meningkatkan target realisasi parkir jalan umum menjadi Rp670 juta, dan parkir khusus ditarget Rp700 juta.

Untuk mencapai target tersebut Dishub bakal mengadakan inspeksi mendadak (sidak), komunikasi, dan pembinaan kepada para juru parkir. Dishub juga bekerjasama dengan pihak lain dalam perekrutan juru parkir. "Kami tetap memberi arahan meskipun tidak berhubungan langsung dengan mereka [juru parkir]," kata Achid.

Menurutnya pembinaan terhadap juru parkir merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, tujuan utamanya adalah meningkatkan pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran di Gunungkidul.

Saat ini tarif parkir di Kabupaten Gunungkidul untuk sepeda motor sebesar Rp1.000 dan Rp2.000 untuk mobil. Saat ini, tarif parkir di Bumi Handayani lebih murah dibandingkan tarif parkir di Kabupaten Bantul atau Kota Jogja.