Kawasan Puncak DIguyur Hujan, Warga Diimbau Waspada Banjir Lahar

Foto terjadinya guguran kubah lava dari Kaliadem, Sabtu (29/12/2018). - Ist/ Gitsayanto via Twitter BPPTKG
25 Januari 2019 06:57 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) imbau warga di lereng Gunung Merapi untuk mewaspadai banjir lahar hujan. Sebab, hujan deras terus mengguyur kawasan puncak sejak Kamis (24/1/2019). 

Hujan deras terpantau dari sejumlah titik pengamatan, di antaranya Pos PGA Ngepos, Babadan, dan Kaliurang. "Terjadi hujan pukul 16.05 WIB dan sampai saat ini masih berlangsung. Sementara itu curah hujan di Pasar Bubrah Merapi mulai pukul 16.20 WIB," tulis petugas BPPTKG di akun Instagram-nya @BPPTKG, Kamis. 

"Masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Merapi diimbau untuk mewaspadai bahaya lahar," tambahnya.

Selain itu, hujan juga terpantau dari Pos PGM Selo. Hujan deras disertai angin mulai pukul 16.15 WIB. Dari PGM Babadan Merapi terpantau berkabut dan cuaca mendung. Sementara hujan mulai teramati terjadi pukul 16.15 WIB, dan hingga malam masih berlangsung.

"Dari PGM Ngepos, visual Merapi berkabut, hujan mulai pukul 16.15 WIB. Sementara via PGM Kaliurang visual Merapi berkabut cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup kencang ke arah timur. PGM Selo, Jrakah, dan Kaliurang juga terpantau hujan," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY yang diterima Harian Jogja, prakiraan cuaca di DIY hari ini, Jumat (25/1/2019) cenderung hujan ringan. 

"Pagi hari, berawan; siang hari, hujan sedang; malam hari, berawan-hujan ringan; dini hari, berawan-hujan ringan," tulis BPBD melalui Laporan Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana DIY. 

BPBD memberikan peringatan dini agar masyarakat DIY mewaspadai potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang pada siang-malam hari di wilayah Sleman, Kulonprogo utara, Gunungkidul, Bantul utara pada siang-sore hari serta potensi peningkatan tinggi gelombang laut 2.5 - 3.5 meter di Perairan Selatan DIY.

Sumber : okezone.com, BPBD