Advertisement
16.800 Warga Gunungkidul Belum Punya Akta Kelahiran
Ilustrasi ruang pelayanan publik di Kantor Disdukcapil Kulonprogo terlihat lengang, Selasa (19/6/2018). Harian Jogja - Beny Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, WONOSARI - Sebanyak 16.861 warga Gunungkidul yang berusia 0 hingga 17 tahun tercatat belum mempunyai akta kelahiran. Jumlah itu setara dengan 9,56% per Desember 2018. Dengan rincian penduduk laki-laki yang belum memiliki akta kelahiran berjumlah 8.796, sedangkan yang perempuan berjumlah 8.065 orang.
Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul terdapat 159.574 orang setara 90,44% dari 18 Kecamatan yang ada, sudah punya akta kelahiran. Dari jumlah tersebut tercatat 82.336 laki-laki serta 77.238 perempuan.
Advertisement
Staf Seksi Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil Gunungkidul, Didik Tri Wibowo mengatakan, untuk kepemilikan akta ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Contohnya seperti bertambah ketika ada bayi yang lahir dan berkurang jika ada yang pindah.
"Salah satu faktornya itu, yang meninggal juga tentu mengurangi jumlah akta kelahiran," kata Didik kepada Harian Jogja, Jumat (22/2/2019)
BACA JUGA
Lebih lanjut dijelaskan Didik, hingga kini proses pemutakhiran akta kelahiran di Bumi Handayani sudah mengalami peningkatan sekitar 95% jika dibandingkan dengan Data Konsolidasi Bersama (DKB) tahun 2018 lalu. Sementara sisanya yang 5% berupa data kotor.
"Sisanya sedang dibersihkan oleh pusat," ujarnya.
Pembersihan data dilakukan untuk menghindari adanya data yang ganda. Disdukcapil mengimbau agar jika ada anggota keluarga yang meninggal dunia untuk melaporkan supaya akta kelahirannya bisa dihapus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Jadi Kawasan Full Pedestrian, Kendaraan BBM Dilarang Masuk
- Relokasi SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo Segera Dievaluasi
- Esti Wijayati Dukung Ibu Siswa Sentolo yang Berjuang Melawan Kanker
- Pemkab Gunungkidul Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan 2026
- Pustral UGM Dorong Jeron Beteng Jadi Zona Rendah Emisi Jogja
Advertisement
Advertisement




