Dusun Gowok Disasar Program Kotaku, Apa Saja yang Dibangun?

Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso (dua kiri), didampingi Camat Depok, Abu Bakar (empat kiri) meresmikan kegiatan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di RT 07 Dusun Gowok, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Kamis (28/2). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
01 Maret 2019 06:20 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dusun Gowok, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok disasar program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemdes, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), kecamatan, hingga pemkab tersebut dilaksanakan di RT 07 Dusun Gowok.

Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso mengatakan program Kotaku merupakan program KOTAKU di Dusun Gowok tersebut mengambil tema Kampung Gowok Menuju Wisata Anggur. Melalui program Kotaku, dia berharap penataan kawasan di Gowok bisa lebih maksimal, terutama terkait dengan penataan kawasan kumuh.

"Program kota tanpa kumuh, bukan berarti secara fisik kumuh, tetapi juga soal penataan lingkungan, sarana dan prasasarana, serta pembangunan kualitas sumber daya manusianya," kata Agus kepada Harian Jogja, Kamis (28/2/2019).

Tak hanya itu Agus juga menyarankan adanya ruang terbuka hijau (RTH) di Dusun Gowok. Sehingga selain menata kawasan menjadi tidak kumuh dan terlihat lebih indah, dengan adanya RTH dan kampung wisata anggur nantinya juga bisa meningkatkan nilai ekonomi di masyarakat.

Selain di RW 07 Dusun Gowok, kata dia, beberapa program KOTAKU yang dilaksanakan di Desa Caturtunggal, di antaranya adalah penataan kawasan bantaran Kali Gajah Wong, tepatnya di Dusun Mrican, serta penataan kawasan Kali Code di Kawasan Blimbingsari. “Saya harap semua yang sudah dibangun ini bisa dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat. Dengan begitu, fungsinya akan bisa lebih maksimal,” ucap dia.

Kepala Dusun Gowok, Pudjo Wiratno berharap Gowok bakal menjadi padukuhan yang lebih baik lagi setelah adanya program Kotaku ini. Dia mengaku melalui program Kotaku, Dusun Gowok menerima bantuan dana sebesar Rp500 juta. “Ini uang yang tidak sedikit, maka dari itu semoga bermanfaat," katanya.