Rawan Kecelakaan, Warga Minta Jalur Gedang Klutuk Diperlebar
Jalur Gedang Klutuk menuju Pantai Wediombo rawan kecelakaan. Warga Jepitu berharap pemerintah melakukan pelebaran jalan.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, WONOSARI--Badan Pengawas Pemilu tidak mempermasalahkan kegiatan reses yang dilakukan anggota DPRD Gunungkidul pada Maret 2019 ini. Namun demikian, diharapkan pelaksanaan reses sesuai dengan tujuan dan bukan dijadikan sebagai ajang kampanye.
Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, di aturan dalam kampanye tidak mengatur mengenai kegiatan reses yang dilaksnakaan anggota dewan petahana. Menurut dia, setiap anggota diperbolehkan kegiatan turun ke bawah karena sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya. “Tidak ada masalah apabila reses dilaksanakan pada masa kampanye,” kata Is Sumarsono, Jumat (1/3/2019).
Meski tidak mempermasalahkan adanya kegiatan reses, namun dia meminta kepada anggota DPRD tidak menggunakan kesempatan tersebut untuk berkampanye. Oleh karenanya, pada saat reses berlangsung bawaslu akan melakukan pengawasan dengan tujuan mengurangi potensi pelanggaran dalam pemilu. “Kita akan awasi. Jika ada dugaan pelanggaran [reses digunakan untuk kampanye], maka kami siap mengambil tindakan,” kata mantan Komisioner KPU Gunungkidul ini.
Anggota Badan Musyawarah DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyati mengatakan, dalam satu tahun anggota dewan melakukan kegiatan reses sebanyak tiga kali. Untuk reses pertama di 2019, rencananya diselenggarakan pada Maret ini. “Baru akan dirapatkan dengan bamus. Tapi rencananny reses dilaksanakan di bulan ini,” kata Ery.
Dia menjelaskan, kegiatan reses yang dilaksanakan merupakan kegiatan sah dan mengacu pada Undang-Undang MD3 yang dipertegas dalam aturan tata tertib DPRD. Oleh karenanya, kegiatan ini tetap akan dilaksanakan meski bertepatan dengan masa kampanye. “Reses adalah kegiatan dewan untuk turun ke bawah dengan tujuan menyerap aspirasi dari masyarakat. Usulan dan saran dalam reses akan dijadikan dasar dalam upaya membangun Gunungkidul yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Ery menegaskan, di dalam kegiatan reses yang disediakan hanya anggaran untuk konsumsi. Selebihnya kegiatan dalam pertemuan banyak diisi mengenai berbagai aspirasi masyarakat, khususnya dari daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. “Dalam reses tidak ada praktik bagi-bagi uang dan kami tegaskan kegiatan ini merupakan peruwujudan dari ketugasan yang dimiliki oleh wakil rakyat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalur Gedang Klutuk menuju Pantai Wediombo rawan kecelakaan. Warga Jepitu berharap pemerintah melakukan pelebaran jalan.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jalan Usaha Tani Blubuk Kulonprogo mendapat dukungan CSR Pertamina Rp500 juta untuk memudahkan petani dan menggerakkan ekonomi warga.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 9 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.