Terpeleset di Parit, Tak Ada yang Menolong, Kakek Ini Tewas

Ilustrasi mayat. - JIBI
05 Maret 2019 12:20 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Diduga terpeleset hingga terjatuh di parit sawah tak jauh dari rumahnya, seorang kakek warga Dusun Bolon, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, tewas. Jenazah kakek berusia 70 tahun yang merupakan pensiunan PNS Pemkot Jogja itu ditemukan oleh warga, Selasa (5/3/2019) pagi. 

Kapolsek Bantul Kompol Munawar Sam mengatakan jenazah kakek bernama Dimyati itu kali pertama diketahui oleh salah satu tetangga korban, Muhamad Fauzi, 38. Saat itu Fauzi sedang mencuci piring di belakang rumahnya lalu melihat ke arah barat ada semacam gundukan karung. Karena penasaran Fauzi kemudian mendekatinya dan memastikan apa yang dilihatnya.

Saat didekati ternyata sesosok manusia dalam posisi telungkup. "Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Bantul dan identifikasi Polres Bantul tidak ditemukan ada tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga terlepeset dan tidak ada yang menolong," kata Kapolsek, Selasa.

Saatditemukan, kata Kapolsek, korban mengenakan peci warna hitam, baju batik warna putih motif coklat, sarung warna coklat kombinasi merah yang berada di parit pertanian tebu. Kondisi korban saat ditemukan sudah membiru di bagian telinga dan kaki. Sedangkan cairan merah yang menggenang di sekitar tubuh korban diduga adalah bekas darah.

Dari hasil pemeriksaan, darah yang menggenang di sekitar jenazah diduga berasal dari hidung. Pihaknya tidak menemukan ada tanda-tanda penganiayaan, sehingga korban meninggal murni karena kecelakaan. "Jatuh ke dalam air dan tidak ada yang menolong," kata Munawar.
Setelah diperiksa, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.