Advertisement
Lapangan Tenis Milik Korem 072 Pamungkas Kini Lebih Sudah Punya Tribune dan Lampu
Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI M Zamroni seusai peresmian lapangan tenis Korem 072/Pamungkas yang ada di kompleks RS DKT, Jumat (8/3/2019). - Istimewa/Korem 072 Pamungkas
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi lapangan tenis Korem 072 Pamungkas yang ada di kompleks RS DKT kini lebih representatif. Lapangan yang sudah dilengkapi tribune penonton itu kini siap digunakan untuk turnamen setelah renovasi tahap awal yang menghabiskan dana Rp350 juta.
Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI M Zamroni didampingi para pejabat Korem dan Dandim Jogja meresmikan lapangan dan dilanjutkan dengan turnamen antarinstansi. Sebelum renovasi, kata Zamroni, kondisi lapangan tenis cukup memprihatinkan.
Advertisement
Meski masih bisa namun lapangan tidak nyaman digunakan. "Tapi sekarang kondisinya sudah nyaman digunakan bahkan untuk menggelar turnamen sekalipun. Sekarang langsung digunakan untuk turnamen antar instansi," ucap Zamroni, Jumat (8/3/2019).
Dia menjelaskan posisi Korem 072 Pamungkas sebenarnya cukup strategis karena berada di tengah kota. Karena itu sarana yang dimiki seperti lapangan tenis di Kompleks DKT akan sangat efektif apabila dapat di-manage secara profesional. Guna mendorong itu, pihaknya menggandeng Edy Wibowo yang cukup expert dalam manajemen olahraga.
BACA JUGA
Selain di-manage, lanjut Danrem, lapangan tenis Korem diharapkan juga dapat dimanfaatkan untuk pembinaan olahraga tenis lapang. Dia berharap lapangan tenis itu bisa menghasilkan atlet berprestasi, tidak saja di tingkat daerah tapi juga di tingkat nasional. "Jangan hanya tingkat regional, tapi harus bisa ke nasional," terangnya.
Edy Wibowo menambahkan pada prinsipnya renovasi dilakukan sambil berkembang. Dalam prosesnya pihaknya menerima masukan-masukan untuk renovasi tahap berikutnya. Ke depan, lanjut dia, pengembangan fasilitas yang terdiri dari tiga lapangan di atas lahan 3.200 meter persegi lebih dilakukan menyesuaikan syarat-syarat untuk kejuaraan.
"Yang membedakan lapangan ini selain outdoor juga bisa dipakai sampai malam karena sudah ada lampu penerangan yang memadai," ucap dia.
Sebagai bukti bahwa lapangan memenuhi standar, pada September mendatang lapangan akan digunakan sebagai lokasi training camp tim dari Jakarta. "Untuk turnamen, kami akan menyesuaikan dengan agenda dari Pelti [Persatuan Lawn Tenis Indonesia]. Agustus nanti lapangan ini digunakan untuk pertandingan cabang tenis di Porda yang tuan rumahnya Kota Jogja," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Konflik Memanas, Myanmar Berlakukan Darurat Militer di 60 Kota
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AHY Dorong Mrican Jadi Model Nasional Penataan Kawasan Kumuh
- Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
- Jadwal KRL Jogja Solo 25 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Ratusan Ribu Keluarga di Gunungkidul Terima Bansos Beras dan Minyak
- AHY Tinjau Mrican, Penataan Kawasan Kumuh Tekan Risiko Banjir
Advertisement
Advertisement






