Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Ilustrasi Pemilu 2019/JIBI
Harianjogja.com, NGAWEN–Jajaran Polres Gunungkidul akan mengintensifkan pengamanan di wilayah perbatasan dengan Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan dan mencegah mobilisasi masa yang menghubungkan kedua wilayah pasca-perhitungan suara dalam Pemilu 2019.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Anang Prastawa mengatakan hasil pemetaan yang dilakukan di tingkat pusat menempatkan Solo, Jawa Tengah, sebagai salah satu kota dengan kerawanan tinggi, khususnya yang berkaitan dengan pilpres. Oleh karenanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Polres Gunungkidul ikut berpartisipasi dalam penjagaan. Salah satunya dengan mengawasi dan menjaga beberapa titik jalur yang berbatasan dengan wilayah Jawa Tengah. Titik-titik ini meliputi di wilayah Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari; Sambirejo dan Jurangjero, Kecamatan Ngawen; Candirejo, Kecamatan Semin; Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan Karangwuni, Kecamatan Rongkop.
Dia menjelaskan untuk pengamanan pihak kepolisian sudah melakukan simulasi pengamanan. Selain pengamanan kewilayahan juga dilakukan razia kendaraan bermotor. Razia bertujuan agar pengamanan berjalan dengan maksimal. “Simulasi kami gelar Sabtu [9/3]. Inti dari kegiatan untuk kesiapsiagaan karena Solo sebagai daerah rawan di perbatasan harus dijaga agar tidak ada mobilisasi masa ke sana [Solo]. Jadi pada saat ada pergerakan, kami sudah siap sehingga bisa mencegahnya,” kata Anang.
Dia pun berharap penyelenggaraan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga proses dapat terlaksana dengan baik. “Intinya kami siap mengamankan agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” imbuhnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady. Menurut dia, pihaknya sudah memetakan kerawanan internal seabgai dasar untuk pengamanan dalam pemilu. Meski demikiann, Fuady tidak memaparkan secara detail terkait daerah rawan selama penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan ini. “Kami tidak ingin menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Jadi, data kerawanan menjadi bahan kami untuk pengamanan sehingga tidak dikeluarkan ke publik,” katanya.
Ditambahkannya, untuk pengamanan akan menerjunkan personel sebanyak 745 orang. Hingga saat ini, para petugas sudah disebar, salah satunya untuk mengamankan di kantor KPU dan Bawaslu Gunungkidul. “Kami akan semaksimal mungkin menjaga wilayah Gunungkidul tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Ekonom UMY menjelaskan kenaikan desil belum tentu menandakan ekonomi membaik. Desil merupakan peringkat relatif kesejahteraan rumah tangga.
Kemendikdasmen siapkan pembaruan aturan belajar darurat akibat karhutla Kalimantan. Sebanyak 571.338 murid telah mengikuti PJJ.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Video mahasiswa baru ISI Solo berjoget di Pendopo Ageng viral. Kampus meminta maaf dan menyiapkan edukasi etika serta wawasan budaya.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.