NYIA Sudah Menyerap 5.000 Tenaga Kerja

Pekerja sedang menyelesaikan proyek pembangunan terminal Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada Rabu (13/3/2019). - Harian Jogja/ Fahmi Ahmad Burhan.
14 Maret 2019 15:57 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo terbukti telah menyerap ribuan tenaga kerja.

Manajer Proyek NYIA, Taochid Purnama Hadi menyatakan proyek NYIA mampu menyerap ribuan tenaga kerja dengan beragam jenis pekerjaan. "Sampai saat ini, jumlah pekerja proyek Bandara New Yogyakarta International Airport sudah mencapai 5.000 orang dengan berbagai spesifikasi pekerjaan," kata Taochid Rabu (13/3/2019).

Tim manajemen PT Angkasa Pura I yang menangani sumber daya manusia (SDM) juga sudah mulai merekrut tenaga kerja untuk pengoperasian minimum penerbangan internasional yang direncanakan pada awal April 2019. Adapun rekrutmen tenaga kerja yang dibutuhkan, seperti security, office boy, hingga calon pegawai lainnya.

Terkait dengan keterlibatan pekerja lokal, khususnya warga terdampak pembangunan Bandara NYIA, Taochid mengatakan sampai saat ini sudah banyak warga yang masuk dan terlibat dalam proyek NYIA. Untuk pekerja profesional, AP I telah memberikan training seperti ground handling dengan sertifikasi nasional sebanyak 39 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo Eko Wisnu Wardhana mengatakan kebutuhan tenaga kerja di NYIA sangat besar, khususnya di bagian cleaning servis. "Kebutuhan paling banyak cleaning servis, hampir separuh dari kebutuhan mereka, tapi jumlah pastinya berapa kewenangan itu kewenangan API," kata Eko.

Eko mengatakan dengan kebutuhan yang besar ini membuka peluang warga Kulonprogo untuk bekerja di bandara. Adapun saat ini berdasarkan komitmen API dengan Pemkab, prioritas tenaga kerja di NYIA terbagi menjadi tiga bagian, yakni warga terdampak langsung bandara, warga terdampak dan di luar itu semua.