KPU Sleman Gaet Pemilih Milenial lewat Konser Ini

Konser musik bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat di Lapangan Pemkab Sleman, Minggu (17/3/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
17 Maret 2019 14:52 WIB Yogi Anugrah Jogja Share :

Harianjpgja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menggelar konser musik bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat, Minggu (17/3/2019). Kegiatan yang digelar di Lapangan Pemkab Sleman sejak pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan Pemilu 2019.

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi mengatakan selain untuk menyosialisasikan gelaran Pemilu 2019, melalui konser tersebut dia berharap bisa lebih maksimal dalam menyasar para pemilih pemula. Dengan begitu, kata dia, angka partisipasi pemilu, terutama dari kalangan pemilih pemula nantinya bisa maksimal. “Konser ini digelar untuk mensosialisasikan pemilu dan juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 April nanti,” kata Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, saat ditemui di sela-sela acara.

Terkait dengan sosialisasi pemilu, menurut dia, setiap segmen pasti memiliki trik yang berbeda-beda. Salah satunya adalah pemilih pemula yang kebanyakan berasal dari generasi milenial. “Setiap segmen masyarakat kan mempunyai interest yang berbeda beda, karena ini untuk menggaet pemilih pemula dan pemilih muda, maka kami gelar konser,” ujar dia.

Konsep konser ini, kata Trapsi, juga merupakan program dari KPU RI di mana setiap daerah diwajibkan untuk menghadirkan penampil lokal. Kegiatan dimulai dengan senam massal, dilanjutkan dengan sosialisasi pemilu yang disampaikan dalam dua sesi oleh pemateri dan selanjutnya diisi dengan penampilan musik oleh bintang tamu. “Jadi yang mengisi acara bukan dari artis nasional, kami memilih grup indie yang mengusung dangdut asli DIY, Om Wawes,” ujar dia.

Dengan adanya sosialisasi ini, dia berharap agar pemilih pemula bisa lebih mengetahui tentang pemilu dan tahap-tahapan dalam pemilu. “Tentunya juga kami berharap agar tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu bisa tinggi, melebihi angka partisipasi nasional sekitar 77,5 persen,” ujar dia.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, kendati cuaca dalam kondisi hujan, sejumlah warga yang didominasi anak muda terlihat meramaikan konser tersebut.

Salah seorang penonton, Ermando Hidayat, 19, mengatakan mengetahui adanya konser tersebut dari media sosial. Ia mengatakan sengaja datang demi menonton langsung aksi Om Wawes. "Saya ke sini juga sekalian mencari tahu bagaimana proses pencoblosan pada waktu pemilu nanti," kata pemuda asal Mlati ini.