Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Longsor di kompleks pemakaman raja-raja Mataram di Wukirsari, Imogiri, Bantul, Senin (18/3/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan lebat disertai angin dari Minggu (17/3/2019) pagi hingga Senin (18/3/2019) dini hari WIB menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah Bantul, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Satu titik tanah longsor berada di Kompleks Makam Raja-raja di Wukirsari, Imogiri. Longsor terjadi di tembok bagian timur kompleks pemakaman HB IX, merembet hingga komplek pemakaman yang dipersiapkan untuk HB X. Tembok dan bagian pelataran ambrol sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman sekitar 100 meter.
Material longsoran dari komleks pemakaman tersebut kemudian menimpa dua rumah di bagian bawah di Dusun Kedungbuweng, Wukirsari. Ada empat orang yang tertimbun, dan dua di antara mereka dalam proses evakuasi.
Joko Nugroho, salah satu abdi dalem penjaga Komplek Pemakaman HB IX mengatakan tembok pemakaman ambrol sekitar pukul 19.00 WIB. Namun ia baru melihatnya pagi hari bersamaan dengan sowanan ke makam yang dilakukan setiap Senin dan Kamis.
Menurut dia, tembok yang ambrol tersebut merupakan bangunan lama yang masuk dalam cagar budaya. Hanya beberapa bagian yang merupakan bangunan baru. “Hampir semuanya bangunan lama,” kata Joko.
Sementara bagian pelataran kompleks bakal pemakaman HB X yang ambrol itu rencananya dibuat pendopo untuk penerimaan tamu. Keluarga Kraton datang untuk melihat kompleks makam yang ambrol, salah satunya putri kedua HB X, GKR Condokirono.
Perempuan yang akrab disapa Gusti Condro datang untuk mengecek langsung lokasi longsor. Hasil pengecekan itu akan disampaikan ke Sultan HB X.
“Sementara ini biar diteliti terlebih dahulu,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut Gusti Condro juga menyampaikan belasungkawa longsor tersebut menimbulkan korban jiwa.
“Saya menerima kabar tadi pagi membuat saya shock.”
Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DIY, Muhammad Mansyur mengatakan lokasi longsor di kompleks pemakaman Raja-Raja di Imogiri cukup besar sehingga perlu penanganan yang ekstra.
Jawatannya akan tim terlebih dahulu mengidentifikasi secara detail kerusakan konstruksi bangunan komleks
“Kami harus hati-hati karena ini cagar budaya perlu hati-hati. Dari sisi kontruksi dan sejarahnya harus pas,” kata Mansyur daat mengecek lokasi longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Sebanyak 106 penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Lembar dan Padangbai.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe