Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Salah satu peserta Gelar Potensi UMKM Kota Jogja di Panggung promosi UPT Pusat Bisnis Pasar beringharjo, sedang memamerkan produknya kepada pengunjung pasar, Senin (25/3/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Selama dua pekan ke depan, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jogja bakal memasarkan produknya di Pasar Beringharjo.
Kepala Disperdag Jogja Yunianto Dwisutono, mengatakan para pelaku UMKM itu sengaja diundang guna memeriahkan Gelar Potensi UMKM Jogja yang digelar di Panggung Promosi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Pasar Beringharjo. Melalui gelaran tersebut, para pelaku UMKM diharapkan bisa lebih mengenalkan produknya kepada masyarakat segala segmen.
“Karena pengunjung pasar [Beringharjo] kan masyarakat dari beragam segmen dan lapisan. Ini peluang bagus bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kata dia kepada Harian Jogja, Senin (25/3/2019).
Gelaran yang baru pertama kali di laksanakan di Pasar Beringharjo ini, akan berlangsung selama dua minggu. Untuk sementara, kata dia, Disperindah Jogja belum memungut biaya sepeser pun terhadap para pelaku UMKM peserta acara tersebut. “Hal ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami kepada UMKM di Kota Jogja,” ucap Yunianto.
Beberapa UMKM yang dilibatkan dalam Gelar Potensi UMKM Jogja, di antaranya adalah UMKM produk kain jumputan, batik, tas kulit, tas karung, dan kerajinan rumahan lainnya. Selain pameran, dalam gelaran ini juga ditampilkan proses pembuatan beberapa produk UMKM peserta.
Kepala UPT Pusat Bisnis Sri Riswanti, mengatakan selain sebagai ruang promosi bagi UMKM, gelaran ini juga untuk memberi edukasi kepada para pedagang di Pasar Beringharjo tentang bagaimana mempromosikan produk mereka. "Selama ini kan cuma di kiosnya masing-masing, nah di sini kami membuka panggung, yang nanti mungkin mereka bisa secara berkala berjualan atau memperkenalkan produk baru di situ,” ucap dia.
Tuliswati, salah satu pelaku UMKM kain jumputan dari Umbulharjo, Jogja mengaku sudah sembilan tahun memproduksi kain jumputan. Awalnya dia menyebut produknya batik jumputan, tapi hal itu mendapat protes dari produsen batik karena kain buatan Tuliswati tidak masuk dalam kategori batik.
Untuk pewarnaan, kata dia, kain jumputan produksinya masih menggunakan pewarna yang sama dengan batik. Hanya untuk kain jumputan, teknik pewarnaannya mengandalkan teknik ikat menggunakan benang dan tali rafia.
"Tapi berkat protes dari teman-teman pencinta batik, nama saya jadi terkenal. Sampai sekarang saya sudah keliling Indonesia secara gratis untuk mengajarkan pembuatan jumputan. Saya pernah mengajar ibu-ibu di Nabire, Papua untuk bikin jumputan," kata Tuliswati.
Kain jumputan bikinannya berbeda dengan junputan yang umum dijual, karena ia mendesain sendiri jumputan menurut suasana hatinya. Tuliswati menjual kain jumputan umumnya dua meter per potong, dengan harga Rp150.000-Rp450.000, tergantung metode pewarnaan yang digunakan. kain jumputan bisa digunakan menjadi pakaian, seperti baju, celana, rok, dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.