Advertisement
Mahasiswa Dibekali Kiat Hadapi Industri Jasa di Era 4.0
Manajer Akademik Keilmuan Program Magister FTI UII Andrie Pasca Hendradewa (kanan) dan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta Akhdiyat Setya Purnama (kiri). - Ist/FTI UII.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Mahasiswa Prodi Teknik Industri, Program Magister Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) berupaya memberikan bekal kepada mahasiswanya terkait kiat dalam menghadapi industri jasa di era 4.0. Kampus ini secara khusus menghadirkan pihak Jasa Raharja DIY sebagai pemateri dalam kuliah yang bertajuk Strategi Industri Jasa Hadapi Revolusi Industri 4.0.
Manajer Akademik Keilmuan Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII Andrie Pasca Hendradewa menjelaskan, di era teknologi yang terus berkembang ini pihaknya harus menyiapkan bekal yang cukup bagi mahasiswanya. Ia menyadari industri jasa terus juga harus mengikuti perkembangan zaman jika ingin tetap bisa bertahan. Oleh karena itu pihaknya menghadirkan Jasa Raharja sebagai pemateri dalam kuliah.
Advertisement
“Kami ingin membuka wawasan keilmuan dan juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan praktis secara komprehensif yang berimbang tentang bagaimana tentang strategi industri jasa hadapi revolusi industri 4.0 yang diterapkan PT Jasa Raharja Persero, Cabang Yogyakarta,” terangnya dalam rilisnya, Rabu (27/3/2019).
Ia menambahkan, mahasiswa bisa mendapatkan wawasan secara langsung dari pihak pelaksana industri jasa sehingga yang didapat pengalaman nyata yang dilakukan perusahaan dalam menghadapi era 4.0. “Kami berharap juga terjadi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pihak pemerintah, akademisi serta pelaku industri, merupakan salah satu stratgei membangun ekosistem inovasi sebagai salah satu langkah strategis dalam mengimplementasikan revolusi industri 4.0,” ucapnya.
BACA JUGA
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta Akhdiyat Setya Purnama menyatakan komitmennya melibatkan generasi milenial dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Pihaknya terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki perusahaan, baik dari segi Human Capital (HC) maupun Information and Techonolgy (IT).
Teknologi yang berkembang dengan pesat dan membawa perubahan drastis. Oleh karena itu, lanjutnya, generasi milenial yang persentasenya mencapai 72% dari jumlah pegawai menuntut perusahaan agar beradaptasi memasuki era revolusi industri 4.0.
Caranya adalah dengan melibatkan generasi milenial sebagai agen perubahan bagi Jasa Raharja. Perubahan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif ini mensyaratkan insan Jasa Raharja untuk bersikap lebih responsif terhadap perubahan serta mampu berpikir secara out of the box agar tetap dapat bertahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Tiba, Prabowo Dijadwalkan Melayat
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








