Dinas Perdagangan Tak Berdaya Tekan Harga Bawang Putih

Ilustrasi bawang putih - Reuters
09 April 2019 06:27 WIB ST16 Bantul Share :

Harainjogja.com, BANTUL–Dinas Perdagangan Bantul tak berdaya dengan melambungnya harga bawang putih. Tak ada cara khusus untuk bisa menekan harga.

Pekan ini harga bawang putih naik dari Rp13.000 per kilogram (kg) menjadi Rp30.000 kg. Sedangkan harga bawang merah yang biasanya hanya Rp25.000/kg menjadi Rp40.000/kg.

“Untuk bawang putih sendiri memang sedang naik-naiknya. Itu yang sampai Rp30.000 bawang putih yang jenisnya sin chung. Bawang putih pasokannya memang kurang, kata para pedagang, jadi harganya naik, sedangkan [bawang putih] yang kating bisa sampai Rp40.000 per kg,” kata Handayani, Kasi Distribusi dan Harga Barang Kebutuhan Pokok, Dinas Perdagangan Bantul kepada Harian Jogja, Senin (8/4/2019).

Menurut Handayani pasokan bawang putih di Indonesia berasal dari impor dan sedangkan pasokan dari lokal dari Wonosobo, Jaw Tengah tidak bisa mencukupi kebutuhan.

“Kami sebagai Dinas Perdagangan Kabupaten [Bantul] tidak bisa apa-apa, kami hanya melakukan pantauan saja,” kata Handayani.

Sedangkan masalah kenaikan harga di bawang merah dipengaruhi oleh faktor cuaca yang buruk sehingga hasil panen para petani banyak yang kurang baik dan menyebabkan pasokan semakin sedikit. Jika pasokan semakin sedikit maka harganya juga naik.

“Kami juga belum bisa memprediksi kapan harga-harga bahan pokok itu bisa normal lagi, apalagi ini mau bulan puasa. Kami hanya menunggu kebijakan dari pusat dan kami tidak bisa melakukan apa-apa untuk menormalkan harga tersebut,” katanya.