Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Tim pengabdian STPMD APMD melakukan pelatihan swakelola sampah berbasis masyarakat sebagai upaya pengorganisasian kelompok pengelola sampah mandiri di Desa Trimulyo, Selasa (9/4/201)./Harian JOgja-Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL--Tim pengabdian STPMD “APMD” melakukan pelatihan swakelola sampah berbasis masyarakat sebagai upaya pengorganisasian kelompok pengelola sampah mandiri di Desa Trimulyo, Selasa (9/4/201). Sasaran kegiatan pelatihan adalah ibu-ibu penggerak PKK Pedukuhan di Desa Trimulyo.
Menurut Ketua Tim pengabdian, Fajarini, dipilihnya sasaran ibu-ibu pengegerak PKK karena saat ini, sampah sudah menjadi permasalahan bersama yang penting untuk ditanggulangi dan pengelolaan sampah dimulai dari sampah rumah tangga, untuk itu ibu-ibu menjadi contoh yang sangat baik untuk mendorong adanya kelompok pengelola sampah mandiri.
"Pada sesi pertama disampaikan tentang pentingnya pengelahan sampah mulai dari rumah tangga supaya kita tidak mewariskan sampah pada anak cucu," kata Aulia Widya Sakina dari tim STPMD “APMD”.
Selain itu, beliau juga mencontohkan mengolah sampah plastik supaya bisa dimanfaatkan kembali melalui metode Ecobrick.
Pada sesi kedua, kegiatan pelatihan yang bekerjasama dengan lembaga swasta dalam pengelolaan sampah yakni PT Aligadar menyampaikan pengolahan sampah organik. Triputra selaku narasumber dari PT Aligadar mendemosntrasikan cara pengelolaan sampah dapur organik menjadi kompos. “Tidaklah sulit untuk mengolah sampah, yang penting kemauan," katanya.
Padahal menurutnya, sampah bila dikelola dapat menghasilkan banyak keuntungan bahkan bisa menjadi penghasilan tambahan bagi ibu-ibu.Beliau mencontohkan yang paling mudah dengan menyimpan sisa makanan dan daun-daun di suatu tempat dalam waktu kurang lebih dua minggu, nantinya akan menjadi pupuk organik yang bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur-sayuran yang sehat.
Wiikan selaku Kesra Desa Trimulyo mengungkapkan pentingnya kegiatan pelatihan sampah karena 2019 ini Kabupaten Bantul juga sudah mencanangkan Bantul Bersih Sampah. Wilkan berharap kegiatan pelatihan ini dapat mendorong pelembagaan pengelolaan sampah yang terorganisirdi tingkat desa.
Acara ini ditutup dengan pembagian alat pengolahan sampah dapur sederhana pada tiap pedukuhan dan kesepakatan bersama untuk memulai mengolah sampah dari dapur menjadi bermanfaat kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.