Sukses di TPR Baron, Non-Tunai Segera Diterapkan di Empat Lokasi
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Ilustrasi konvoi kampanye./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Aparat Polres Gunungkidul benar-benar bertindak tegas terhadap peserta kampanye yang tidak menaati peraturan lalu lintas. Dari tiga kali penyelenggaraan kampanye yang digelar di Bumi Handayani, polisi menyita ratusan sepeda motor berknalpot blombongan.
Adapun rinciannya pada kampanye Senin (8/4/2019) di Lapangan Demang Wonopawiro, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, polisi menyita 24 sepeda motor berknalpot blombongan. Selanjutnya pada kampanye terbuka di Lapangan Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Rabu (10/4/2019), polisi menyita 61 sepeda motor berknalpot blombongan. Sehari berikutnya atau Kamis (11/4/2019) saat digelar kampanye di tempat yang sama yakni di Lapangan Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, polisi kembali menyita 21 motor yang tak memenuhi standar.
Kepala Bagian Operasional Polres Gunungkidul, Kompol Joko Hamitoyo, mengatakan razia terhadap peserta kampanye yang menggunakan sepeda motor berknalpot blombongan merupakan tindakan tegas dari aparat. Tindakan ini dilakukan guna menjamin ketertiban dan keamanan selama masa kampanye berlangsung. “Sudah disita dan ditilang. Untuk pengurusan ditangani oleh jajaran Satlantas Polres Gunungkidul,” kata Joko kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).
Dia menjelaskan, razia sepeda motor berknalpot blombongan merupakan upaya menjamin kampanye berjalan dengan santun. Terlebih lagi, kata Joko, penggunaan knalpot dengan suara keras membuat masyarakat tidak simpatik serta melanggar peraturan dalam berlalulintas. “Warga sangat resah dan merasa terganggu. Jadi, kami ambil tindakan tegas,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, mengakui kendaraan dengan knalpot blombongan masih marak digunakan saat kampanye. Hal ini terlihat dari jumlah kendaraan yang disita saat kampanye terbuka berlangsung. “Tiga kali kampanye terbuka di Gunungkidul, petugas menyita 106 unit sepeda motor berknalpot blombongan,” katanya, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Tujuh SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasi akibat IPAL dan anggaran, ribuan siswa belum terjangkau program MBG.
Kejagung dalami kasus korupsi program MBG, 4 tersangka ditahan, peluang tersangka baru terbuka.
Indonesia kalah 0-1 dari Australia di semifinal AFF U-19 2026 lewat gol menit 89 setelah VAR, gagal ke final.
TVRI Yogyakarta siapkan titik nobar Piala Dunia 2026 di seluruh DIY, dari Kota Jogja hingga Gunungkidul, libatkan UMKM.
Pemkot Jogja siapkan strategi hadapi kenaikan BBM, dari efisiensi anggaran hingga operasi pasar untuk jaga daya beli.