Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI--Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat akan dilaksanakan mulai Senin (22/4/2019). Sekolah pun diminta menyediakan genset untuk antisipasi ganguan kelistrikan sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharga Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, untuk kesiapan untuk UNBK telah selesai dilakukan. Ia mengklaim pihak sekolah pun sudah siap menggelar ujian yang berlangsung selama empat hari ini.
“Ujian akan digelar Senin [22/4/2019] hingga Kamis [25/4/2019]. Saya kira sekolah sudah siap karena pelaksanaan UNBK sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).
Dia menjelaskan, kesiapan untuk menggelar UNBK tidak hanya dari sisi siswa. Pasalnya, kesiapan juga menyangkut masalah sarana prasarana pendukung seperti jaringan internet komputer hingga memastikan jaringan listrik tetap tersedia saat ujian berlangsung.
“Semua sudah siap. Untuk komputer, kami sudah distribusikan 700 unit komputer ke sekolah-sekolah. Selain itu, untuk antisipasi jaringan listrik padam, sudah koordinasi dengan PLN agar selama ujian tidak ada kegiatan pemadaman,” ungkapnya.
Meski demikian, Bahron menambahkan, bahwa pihak sekolah harus tetap mengantisipasi terkait dengan masalah jaringan listrik. Salah satu antisipasi dapat dilakukan dengan menyewa genset agar pada saat ada listrik putus dapat diganti dengan genset sehingga pelaksanaan ujian tidak terganggu.
“Tahun lalu sempat ada masalah dengan jaringan listrik. Jadi, agar tidak terulang kembali, kami sudah menginstruksikan ke sekolah untuk menyediakan genset,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Wonosari, Mulyadi mengatakan, untuk pelaksanaan UNBK, pihak sekolah menyewa genset. Kebijakan tersebut bertujuan agar kejadian mati lampu di 2018 tidak terulang kembali di tahun ini.
“Tahun lalu ujian sempat terganggu karena mati lampu. Jadi, tahun ini kami sewa genset agar pada saat mati lampu terjadi, ujian tidak terganggu,” kata Mulyadi.
Dia menambahkan, secara umum persiapan UNBK telah seratus persen sehingga tinggal pelaksanaan. “Semua sudah disiapkan dan mudah-mudahan semua berjalan lancar, para siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal,” ungkpanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.