Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI--Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat akan dilaksanakan mulai Senin (22/4/2019). Sekolah pun diminta menyediakan genset untuk antisipasi ganguan kelistrikan sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharga Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, untuk kesiapan untuk UNBK telah selesai dilakukan. Ia mengklaim pihak sekolah pun sudah siap menggelar ujian yang berlangsung selama empat hari ini.
“Ujian akan digelar Senin [22/4/2019] hingga Kamis [25/4/2019]. Saya kira sekolah sudah siap karena pelaksanaan UNBK sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).
Dia menjelaskan, kesiapan untuk menggelar UNBK tidak hanya dari sisi siswa. Pasalnya, kesiapan juga menyangkut masalah sarana prasarana pendukung seperti jaringan internet komputer hingga memastikan jaringan listrik tetap tersedia saat ujian berlangsung.
“Semua sudah siap. Untuk komputer, kami sudah distribusikan 700 unit komputer ke sekolah-sekolah. Selain itu, untuk antisipasi jaringan listrik padam, sudah koordinasi dengan PLN agar selama ujian tidak ada kegiatan pemadaman,” ungkapnya.
Meski demikian, Bahron menambahkan, bahwa pihak sekolah harus tetap mengantisipasi terkait dengan masalah jaringan listrik. Salah satu antisipasi dapat dilakukan dengan menyewa genset agar pada saat ada listrik putus dapat diganti dengan genset sehingga pelaksanaan ujian tidak terganggu.
“Tahun lalu sempat ada masalah dengan jaringan listrik. Jadi, agar tidak terulang kembali, kami sudah menginstruksikan ke sekolah untuk menyediakan genset,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Wonosari, Mulyadi mengatakan, untuk pelaksanaan UNBK, pihak sekolah menyewa genset. Kebijakan tersebut bertujuan agar kejadian mati lampu di 2018 tidak terulang kembali di tahun ini.
“Tahun lalu ujian sempat terganggu karena mati lampu. Jadi, tahun ini kami sewa genset agar pada saat mati lampu terjadi, ujian tidak terganggu,” kata Mulyadi.
Dia menambahkan, secara umum persiapan UNBK telah seratus persen sehingga tinggal pelaksanaan. “Semua sudah disiapkan dan mudah-mudahan semua berjalan lancar, para siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal,” ungkpanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
OJK mengangkat Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner BMKS untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.