Pemkab Sleman Undi Kupon Belanja Berhadiah

Bupati Sleman Sri Purnomo mengundi kupon Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat di Pasar Gentan, Jumat (3/5/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
03 Mei 2019 17:32 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak tiga unit sepeda motor diberikan kepada tiga orang yang beruntung dalam program Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman.

Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani menjelaskan kupon yang telah disediakan dalam program tersebut yaitu sebanyak 200.000 kupon yang disebar di 22 lokasi pasar rakyat Sleman. Dinasnya melakukan pengundian hadiah setiap akhir periode yang dimulai spada 1 Maret lalu. “Ini pengundian akhir periode pertama. Sementara periode kedua dimulai pada 1 Juni 2019 dan dilakukan pengundian pada 10 Agustus 2019,” kata dia seusai mengundi kupon undian program Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat yang digelar di Pasar Gentan, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Jumat (3/5/2019).

Dia mengatakan hadiah utama tiga unit sepeda motor diberikan masing-masing kepada Sukarti dengan lokasi kupon undian di Pasar Belut, Godean; Arum Sulistyaningsih dengan lokasi kupon undian di Pasar Potrojayan, Prambanan; dan Marmi dengan lokasi kupon undian di Pasar Jangkang, Godean.

Selain sepeda motor, hadiah lain yang disediakan oleh Disperindag Sleman dalam program tersebut adalah enam unit televisi, 12 unit lemari es, dan sejumlah hadiah hiburan. “Jadi kupon yang kami undi itu adalah kupon yang diperoleh saat berbelanja di 22 pasar rakyat yang ada di wilayah Sleman,” ucap dia.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pengundian periode pertama ini bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-103 Kabupaten Sleman. “Melalui program Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat kami berupaya menarik minat masyarakat Sleman untuk berbelanja di pasar tradisional,” ujar dia.

Sri Purnomo mengatakan sejak diluncurkan kali pertama pada 2013 lalu, tahun ini merupakan tahun ketujuh penyelenggaraan program Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat. Hal itu menurut dia menunjukkan masih tingginya animo masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. “Apalagi sampai sekarang, kami sudah merevitalisasi 19 unit pasar rakyat,” ucap Bupati.

Dia mengatakan awalnya Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat hanya digelar di dua pasar. Namun setelah tujuh tahun, program tersebut telah digelar di 22 lokasi pasar.