Bimbing Anak di Lapas, DKP Raih Penghargaan Kemenkumham

Ilustrasi budi daya ikan - JIBI
03 Mei 2019 21:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul meraih penghargaan Mitra Khusus Lembaga Pemasyarakatan Anak dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Pemasyarakatan ke-55.

Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian, bangga dengan penghargaan yang diberikan oleh Kemenkumhan berkaitan dengan pendampingan budi daya ikan di LP Khusus Anak Kelas II DIY di Wonosari. Menurut dia, pelatihan diberikan sebagai bekal sehingga saat keluar dari lapas, anak-anak bisa menerapkan ilmu yang diperoleh untuk bekal hidup.

Krisna menuturkan di dalam pendampingan diberikan tata cara budi daya air tawar yang benar, mulai dari pembuatan kolam, pemilihan benih, pemberian pakan hingga penanganan hama terhadap ikan yang dipelihara. “Pendampingan yang kami berikan sebagai bentuk kepedulian agar anak di lapas bisa berdaya. Selanjutnya setelah proses pelatihan budi daya selesai, program akan dilanjutkan dengan program rencana tindak lanjut pascapanen,” kata Krisna kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Dia menjelaskan penghargaan sebagai mitra di LP khusus anak menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satunya, untuk terus meningkatkan program-program yang berkaitan dengan nelayan dan perikanan sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. “Kami berkomitmen dan berusaha memberikan program terbaik kepada masyarakat khususnya di bidang kelautan dan perikanan,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan ini.

Diharapkan dengan program-program yang dimiliki DKP dapat berpartisipasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga angka kemiskinan bisa terus dikurangi. “Sasaran kami adalah warga yang membudidayakan ikan dan nelayan. Harapannya dengan pendampngan yang diberikan maka masyarakat bisa lebih sejahtera,” katanya.

Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku bangga dengan banyaknya instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Gunungkidul yang meraih penghargaan. Namun demikian, Badingah berpesan agar capaian tersebut jangan membuat cepat puas karena harus dijadikan pendorong untuk meningkatkan kinerja, salah satunya dengan memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. “Harus terus ditingkatkan karena bentuk layanan yang terbaik kepada masyarakat merupakan salah satu indikator baiknya kinerja yang dimiliki oleh setiap OPD,” katanya.