Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Ilustrasi budi daya ikan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul meraih penghargaan Mitra Khusus Lembaga Pemasyarakatan Anak dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Pemasyarakatan ke-55.
Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian, bangga dengan penghargaan yang diberikan oleh Kemenkumhan berkaitan dengan pendampingan budi daya ikan di LP Khusus Anak Kelas II DIY di Wonosari. Menurut dia, pelatihan diberikan sebagai bekal sehingga saat keluar dari lapas, anak-anak bisa menerapkan ilmu yang diperoleh untuk bekal hidup.
Krisna menuturkan di dalam pendampingan diberikan tata cara budi daya air tawar yang benar, mulai dari pembuatan kolam, pemilihan benih, pemberian pakan hingga penanganan hama terhadap ikan yang dipelihara. “Pendampingan yang kami berikan sebagai bentuk kepedulian agar anak di lapas bisa berdaya. Selanjutnya setelah proses pelatihan budi daya selesai, program akan dilanjutkan dengan program rencana tindak lanjut pascapanen,” kata Krisna kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).
Dia menjelaskan penghargaan sebagai mitra di LP khusus anak menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satunya, untuk terus meningkatkan program-program yang berkaitan dengan nelayan dan perikanan sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. “Kami berkomitmen dan berusaha memberikan program terbaik kepada masyarakat khususnya di bidang kelautan dan perikanan,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan ini.
Diharapkan dengan program-program yang dimiliki DKP dapat berpartisipasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga angka kemiskinan bisa terus dikurangi. “Sasaran kami adalah warga yang membudidayakan ikan dan nelayan. Harapannya dengan pendampngan yang diberikan maka masyarakat bisa lebih sejahtera,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku bangga dengan banyaknya instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Gunungkidul yang meraih penghargaan. Namun demikian, Badingah berpesan agar capaian tersebut jangan membuat cepat puas karena harus dijadikan pendorong untuk meningkatkan kinerja, salah satunya dengan memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. “Harus terus ditingkatkan karena bentuk layanan yang terbaik kepada masyarakat merupakan salah satu indikator baiknya kinerja yang dimiliki oleh setiap OPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.