Dua Perpusdes Asal Ngawen dan Nglipar Raih Prestasi Tingkat DIY

Foto ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
09 Mei 2019 15:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDULDua perpustakaan desa (perpusdes) di Gunungkidul meraih prestasi sebagai juara kedua dan ketiga dalam lomba perpusdes tingkat provinsi. Kedua perpusdes tersebut adalah Perpusdes Indika Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, yang menjadi juara kedua dan Perpusdes Balai Pintar Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, meraih juara ketiga.

Lomba perpusdes diselenggarakan guna mencari perpustakaan tingkat desa yang bisa memberi dampak pada masyarakat, sehingga selain meningkatkan literasi masyarakat juga mampu menghasilkan sesuatu dari buku yang dibaca.

Perpustakaan Indika Desa Sambirejo berdiri sejak 2008. Awalnya pengelola belum mempunyai tempat untuk menyimpan buku-buku. "Dulu kami menumpang di salah rumah seorang warga dan pada 2018 baru memiliki bangunan khusus perpusdes," ucap pengelola Perpusdes Indika, Ulfa Nur Azifa, Kamis (9/5/2019).

Menurut Ulfa, hasil nyata yang dirasakan dengan adanya perpusdes yakni mampu melatih ibu-ibu warga setempat membuat kerajinan dan mengolah daun kelor, dan untuk remaja menjadi tertarik belajar Corel Draw. "Dari membaca lalu mereka praktik sendiri dengan komputer yang ada di sini," kata dia.

Setiap Minggu pagi, Perpusdes Indika mengadakan sekolah alam agar anak-anak tertarik berkunjung ke perpustakaan. “Hal yang terpenting ialah menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini,” kata Ulfa.

Pengelola Perpusdes Balai Pintar Desa Pengkol, Sigit Santoso, mengatakan perpusdesnya mengadakan pelatihan menari pada Sabtu, dan hari Minggu belajar bahasa Inggris. "Dua program ini untuk anak-anak," ujarnya.

Untuk orang dewasa, Perpusdes Balai Pintar memberikan pelatihan menganyam dan pemanfaatan kain perca untuk membuat keset. "Dari hasil penjualan anyaman dan keset dapat menambah penghasilan mereka," katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Gunungkidul, Ali Ridlo, mengapresiasi prestasi yang diraih dua perpustakaan dan pengaruhnya untuk masyarakat. Dia berharap perpudes lainnya dapat terpacu melakukan hal yang sama. "Semoga 148 perpusdes lainnya juga dapat berprestasi," ucap Ali.