5 Kasus Kriminal di Sewon Diungkap di Awal Ramadan, Pelaku Didominasi Anak Muda

Ilustrasi penangkapan - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
13 Mei 2019 15:27 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pekan pertama bulan Ramadan tahun ini, Polsek Sewon berhasil mengungkap lima kasus kriminal. Pelaku yang terlibat dalam lima kasus kriminal itu ternyata didominasi oleh para remaja dan anak di bawah umur.

Kepala Kepolisian Sektor Sewon, Komisaris Polisi Paimun mengatakan diawal bulan Ramadan tahun ini, anggotanya memang kerap mengungkap kasus kriminal yang melibatkan para remaja. Karena itu, bersama personel bhabinkamtibmas, aparat Polsek Sewon terus memberikan pembinaan dan juga penyuluhan.

“Sejauh ini, dari kasus yang kami ungkap, sekitar 60 persen pelakunya adalah anak-anak muda, mungkin ini didominasi karena banyak kampus juga di Sewon. Tangkapan kami ada satu pelaku yang dibawah umur jadi tidak kami tahan, namun proses tetap berlaku, dan juga ada satu pelaku wanita jadi terpaksa tidak kami tahan di sini [Polsek Sewon],” kata Kapolsek, Kamis (9/5/2019).

Beberapa kasus yang diungkap itu di masing-masing adalah kasus pemerasan, pengeroyokan, penadahan barang curian, pencurian serta penggelapan. Dari lima kasus itu, kata dia, total ada tujuh tersangka yang berhasil dibekuk.

“Ini tidak bisa dibiarkan karena kalau lama-lama remaja kita akan hidup dengan kriminalitas. Untuk saat ini kami dari reskrim berupaya untuk terus mengungkap agar tingkat kriminal di Bantul semakin berkurang, selain itu personel bhabinkamtibmas juga aka meluncurkan upaya penyuluhan dan pembinaan,” kata Paimun.

Tak hanya itu, Polsek Sewon juga akan lebih aktif memberikan penyuluhan terhadap kampus-kampus dan juga sekolah-sekolah yang ada di Bantul guna menekan angkat kriminalitas yang dilakukan anak muda. Dia mengimbau bahwa masyarakat juga harus berhati-hati selama bulan Ramadan ini. “Tetap waspada. Peran masyarakat untuk turut menjaga kemanan lingkungan jelas sangat membantu kami,” ucap dia