Mendesak, IPL Kereta Bandara YIA Akan Dirampungkan 10 Hari

KA Bandara ketika menunggu penumpang di Stasiun Wojo, Senin (6/5/2019)./Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
14 Mei 2019 10:47 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Izin Penetapan Lokasi (IPL) untuk jalur kereta api dari Kedundang ke Bandara YIA ditarget selesai dalam waktu kurang dari 10 hari. Hal itu dilakukan karena kebutuhan pembangunan jalur kereta tersebut sangat mendesak.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo memastikan akan mengeluarkan IPL jalur kereta api dari Kedundang ke Bandara YIA dalam waktu dekat. IPL yang akan dikeluarkan sepanjang lima kilometer dengan luas area lahan yang dibebaskan mencapai 15 hektare hingga 20 hektare. Hasto berharap seluruh anggaran dan proses pembebasan lahan berasal dari PT KAI.

Dia berharap, proses pembebasan dan pembangunan jalur kereta bandara tersebut bisa dilakukan secepatnya. Sebab selain membangun Stasiun Kedundang juga membangun jalur keretanya. "Saya akan keluar dalam minggu-minggu ini, harapannya tidak lebih dari 10 hari dari sekarang. Kami sudah dibantu oleh Tim Andal provinsi,” ujar Hasto di kompleks Kepatihan, Senin (13/5/2019).

Selain membahas mengenai jalur kereta, Hasto juga membahas konsep dan percepatan pembangunan Aerocity. Sultan berharap agar kawasan aerotropolis ini, kata Hasto, terlalu jauh dan tidak terlalu mepet dari bandara sehingga akan diperluas. Tujuannya agar ada keadilan dalam pembangunan sehingga Pemkab akan mengembangkan ke Utara dan Timur setidaknya 15 kilometer dari Bandara.

"Kami akan merespon soal aerocity ini dalam bentuk kawasan. Kawasan ini harus segera dibentuk agar tidak menghambat pembangunan," katanya.

Hasto, katanya akan mengeluarkan payung hukum kawasan aerocity tersebut dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) soal kawasan supaya kawasan. Alasannya, jika aturannya harus berbentuk Perda (RTRW) prosesnya akan berlangsung lama. "Jadi Perbup kawasan dulu agar bisa berkembang dan investor bisa masuk sehingga bisa cepat," katanya.