Jadi Korban Kericuhan, Pemain PSS Sleman U-16 dilarikan ke Rumah Sakit

Aparat berjaga mengamankan Liga 1 2019 antara PSS Sleman vs Arema FC, Rabu (15/5/2019) malam, di Stadion Maguwoharjo, Sleman. - Harian Jogja/Gigih Hanafi
16 Mei 2019 18:27 WIB Jumali Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kericuhan antara suporter PSS Sleman dan Arema FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019) malam, tidak hanya berdampak pada penjatuhan sanksi oleh Komdi PSSI, namun juga menyebabkan salah satu pemain PSS Sleman U-16, Anggriyanto Faisal turut menjadi korban.

Anggriyanto yang datang bersama dengan 22 pemain PSS U-16, bertugas membawa giant flag Liga 1. Saat kericuhan terjadi, Anggriyanto terkena lemparan di bagian mata kanannya.

"Ia kemudian, kami larikan ke RS JIH, untuk mendapatkan perawatan. Semalam, dia dirujuk ke RSUP Sardjito dan pagi ini tengah menjalani operasi," kata Manajer Umum Akademi PSS, Yohanes Sugianto.

Yohanes mengaku menyayangkan adanya kericuhan tersebut. Sebab, kericuhan akan membawa contoh tidak baik bagi pata pemain muda.

"Kami sangat menyayangkan. Untuk biaya perawata Anggriyanto, akan ditanggung PSS," ucap Yohanes.