PPDB 2019: Tidak Ada Kuota untuk Pemegang SKTM

Sejumlah orang tua siswa memantau penerimaan peserta didik baru, di SMPN 1 Wonosari, Jumat (6/7/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
16 Mei 2019 21:02 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menyatakan tidak ada kuota bagi siswa pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP tahun ini. Disdikpora menggunakan sistem zonasi untuk PPDB.

Berdasarkan data Disdikpora Kabupaten Gunungkidul pada 2018 terdapat 9.582 siswa yang lulus SD/MI. Sedangkan jumlah daya tampung untuk SMP di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 10.700 siswa. Pada tahun lalu, siswa pemilik SKTM mendapat kuota melalui jalur khusus. "Tahun lalu berbeda dengan saat ini, sistem zonasi tidak lagi memandang mampu atau tidak," ujar Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, Kamis (16/5/2019)

Bagi siswa dari keluarga yang kurang mampu diimbau tidak mendaftar ke sekolah di luar zonasi yang telah ditetapkan. Hal tersebut bisa menghemat biaya pendidikan yang akan dikeluarkan. "Jika jarak sekolahnya lebih dekat lebih hemat," katanya.

Meskipun ada jalur perpindahan orang tua yang artinya domisili orang tua tidak akan ada tambahan kuota lain. Dengan kuota yang sudah ditetapkan, ia menjamin bagi para orang tuanya untuk tidak khawatir tentang dimana putra putri mereka akan bersekolah ke jenjang SMP. "Semua pasti mendapatkan sekolah," kata dia.