Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Gapura Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Jalur lambat sepanjang kurang lebih 600 meter di utara Simpang Empat Klodran, Jalan Bantul, tahun ini bakal dihilangkan.
Bupati Bantul, Suharsono mengatakan penataan jalur di utara Simpang Klodran itu sebenarnya sudah sudah lama direncanakan saat Pemkab menata sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Perencanaan itu, diakui Bupati penting dilakukan lantaran Jalan Bantul, mulai Simpang Empat Klodran sampai batas kota itu merupakan pintu masuk sekaligus jadi wajah kota Bantul.
Namun keinginan tersebut belum tereksekusi lantaran kewenangan Jalan Bantul ada di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk tahun ini, Pemkab Bantul diakui dia sudah berkomunikasi dengan BBPJN.
"[Simpang Empat] Klodran ke utara tahun ini akan diperbaiki, itu jalan nasional. Saya sudah surati Pemerintah Pusat minta supaya perbaikan disamakan dengan Jalan Jenderal Sudirman," kata Suharsono, saat ditemui di Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Jumat (17/5/2019).
Menurut Suharsono, perbaikan Jalan Bantul dipastikan sama dengan Jalan Jenderal Sudirman yang sudah lebih dulu diperbaiki, yakni menghilangkan jalur lambat dan membuat jalan tersebut menjadi dua jalur. "Hanya pembatas jalannya nanti lebih pendek, tidak seperti di Jalan Sudirman yang tinggi," tegas pensiunan Polri berpangkat Komisaris Besar ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis menambahkan usulan Pemkab untuk menata Jalan Bantul sudah mendapat tanggapan dan direncanakan tahun ini. Namun tepatnya bulan apa, Helmi mengaku belum tahu karena kewenangan ada di Pemerintah Pusat. "Termasuk soal anggarannya berapa itu yang menghitung pusat. Yang jelas hasil komunikasi sementara penataan dimulai tahun ini," kata Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.