Pemkab Siapkan Rp4,9 Miliar untuk Jamban Sehat

Ilustrasi pembangunan jamban warga. - JIBI
27 Mei 2019 15:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp4,9 miliar guna membangun jamban sehat. Program tersebut merupakan bagian dari Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Sujoko, mengatakan dana tersebut diberikan ke-104 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Gunungkidul untuk pembuatan jamban sehat. "Alokasi dananya untuk pembuatan jamban," ujar Sujoko, Senin (27/5/2019).

Dijelaskan Sujoko, selain dana stimulan untuk pembangunan jamban sehat, ada stimulan untuk rumah tidak layak huni (RTLH) di 77 desa yang tersebar di 16 kecamatan. "Anggaran untuk RTLH kurang lebih Rp7,5 miliar," katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subariyanta, mengungkapkan ada 200 unit rumah di Gunungkidul yang bakal dibangun jamban sehat dalam waktu dekat. Saat ini ratusan rumah tersebut belum memiliki jamban sehat sesuai standar. Menurutnya, 200 rumah belum mempunyai jamban sehat berada di tiga wilayah kecamatan masing-masing Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari; Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo; dan Desa Logandeng serta Gading di Kecamatan Playen. "Berdasarkan survei yang dilakukan di lapangan, tiga kecamatan tersebut jadi target pembuatan jamban sehat," kata dia.

Agus menyatakan sebelumnya program pembuatan jamban sehat menyasar dua wilayah kecamatan. “Sebelumnya proyek digelar di Kecamatan Saptosari dan Gedangsari," kata dia.