Salat Id di Wonosari, Katib Bahas Revolusi Mental

Salat Id di Alun-Alun Wonosari, Gunungkidul, Rabu (5/6/2019).- Harian Jogja - Rahmat Jiwandono
05 Juni 2019 08:47 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Katib pada Salat Id di Alun-Alun Wonosari, Chairil Anwar, yang saat ini menjabat Ketua Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah dan sekaligus Dosen FMIPA UGM, membahas soal revoulsi mental.

Chairil Anwar mengatakan revolusi mental mengutamakan hal yang baik daripada yang bathil. Menurutnya wujud dari jiwa yang suci harus ditunujukkan kepada Allah SWT. “Salah satu mewujudkan jiwa yang suci adalah agar bertakwa dan beribadah supaya dekat dengan surga," ujar Chairil, Rabu (5/6/2019).

Dia menuturkan orang yang bertakwa ialah orang yang menafkahkan hartanya dan orang yang memaafkan kesalahan orang lain. Chairil berpesan agar orang yang berbuat keji atau menganiaya diri sendiri, dianjurkan menghentikannya dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Di sela-sela ceramahnya dia menyinggung Pemilu pada 17 April 2019 agar masyarakat perlu sabar sebab banyak anggota KPPS yang meninggal dunia. Tak lupa ia membahas kerusuhan yang terjadi di Jakarta terkait protes hasil pemilu pada 21 dan 22 Mei.

"Semua diserahkan ke MK yang merupakan jalan yg terbaik dan semoga hasilnya melegakan semua pihak. Kami harus memperbaiki hubungan antar anak bangsa yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.